Jabar Persilakan Warga Bekasi Minta Penjabat Wali Kota Bekasi Diganti

Inspektorat Provinsi Jawa Barat mempersilakan kepada warga Kota Bekasi yang meminta penggantian Penjabat Wali Kota Bekasi.

Jabar Persilakan Warga Bekasi Minta Penjabat Wali Kota Bekasi Diganti
WARTA KOTA/ANGGIE LIANDA PUTRI
Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo di Hotel Borobudur Jakarta Pusat, Senin (2/7/2018). Foto ini tidak ada hubungannya dengan berita di bawah. 

INSPEKTORAT Provinsi Jawa Barat mempersilakan kepada warga Kota Bekasi yang meminta penggantian Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandaksumah dengan pegawai baru.

Namun, permintaan itu harus melalui prosedur guna mengantongi rekomendasi surat dari Penjabat Gubernur Jawa Barat hingga Menteri Dalam Negeri.

Kepala Inspektorat Provinsi Jawa Barat, Muhammad Solihin mengatakan, permintaan warga Kota Bekasi bisa dikabulkan bila provinsi telah mengantongi surat dari Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo dan Penjabat Gubernur Jawa Barat, M Iriawan.

Sebab, penunjukkan Ruddy sebagai penjabat sementara di Kota Bekasi karena adanya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di sana atas rekomendasi mereka.

"Kalau mungkin ada penggantian, mungkin tidak ada kaitannya dengan tuntutan mereka. Intinya itu merupakan kewenangan dari Menteri Dalam Negeri dan Penjabat Gubernur Jawa Barat," kata Solihin saat dihubungi pada Minggu (12/8/2018).

Solihin mengatakan, pada Kamis (9/8/2018) siang, pihaknya menerima kedatangan ratusan massa dan tokoh masyarakat Kota Bekasi di Kantor Provinsi Jawa Barat di Kota Bandung.

Saat itu, perwakilan massa setempat bernama Abdul Manan meminta agar Ruddy diganti karena dianggap tidak bisa menjalin komunikasi dengan para tokoh, ulama dan pemuka agama setempat.

Kepemimpinan Ruddy juga dianggap tidak mampu membangun pola hubungan dan komunikasi yang baik dengan Sekda, Kepala Dinas/Badan, Camat dan pejabat struktural eselon III hingga eselon IV.

Dampaknya, tidak terciptanya koordinasi serta mengganggu penyelenggaraan birokrasi pemerintahan yang sebelumnya berjalan dengan baik dan efektif.

"Kalau itu permintaan mereka silakan saja, kami tidak bisa melarangnya," ujar Solihin.

Halaman
123
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved