Pilpres 2019

Timses Jokowi-Ma'ruf Amin Terbentuk, Tinggal Ketua yang Belum

Masing-masing partai politik sudah mengajukan kadernya untuk menjadi ketua tim pemenangan. Usulan itu akan dibawa ke hadapan Jokowi.

Timses Jokowi-Ma'ruf Amin Terbentuk, Tinggal Ketua yang Belum
Warta Kota/Alex Suban
Ketua Bapillu Hanura Gede Pasek Suardika berselfie dengan bakal pasangan calon presiden dan wakil presiden Joko Widodo dan Ma'ruf Amin yang mendatangi Kantor Komisi Pemilihan Umum, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018) menyerahkan syarat pencalonan menjadi calon presiden dan calon wakil presiden diusung sembilan partai politik. 

TIM pemenangan pasangan Joko Widodo-Maruf Amin secara umum sudah terbentuk. Para sekretaris jenderal partai politik yang tergabung dalam Koalisi Indonesia Kerja, Sabtu (11/8/2018) siang, menggelar pertemuan untuk merapikan struktur tim pemenangan di sebuah rumah di Jalan Cemara, Menteng, Jakarta Pusat.

"Sejak siang tadi, dimulai pukul 15.00 WIB, para Sekjen Koalisi Indonesia Kerja merapikan struktur kampanye pemenangan. Jadi hampir semua divisi di tim sudah terbentuk," ujar Sekretaris Jenderal PSI Raja Juli Antoni di sela rapat.

Struktur tim pemenangan itu dipimpin oleh seorang ketua yang membawahi 11 direktorat. Sebanyak 11 direktorat itu, yakni perencanaan, konten, komunikasi politik, media dan sosmed, kampanye, pemilih muda, penggalangan dan penjaringan, logistik dan Alat Peraga Kampanye, hukum dan advokasi serta saksi dan relawan.

"Secara spesifik, kami dari PSI dipercayakan sebagai direktorat namanya perencanaan yang akan membawahi visi misi, debat dan desain kreatif," ujar Raja Juli.

Masing-masing direktorat dipimpin seorang direktur didampingi oleh sembilan orang wakil direktur. Raja Juli mengatakan, jabatan tersebut sudah diisi oleh kader partai politik Koalisi Indonesia Kerja.

Sementara, soal ketua tim pemenangan untuk Pilpres 2019, Raja Juli belum dapat mengungkapkan siapa saja yang dijadikan kandidat.

Namun, masing-masing partai politik sudah mengajukan kadernya untuk menjadi ketua tim pemenangan. Usulan itu akan dibawa ke hadapan Jokowi untuk dipilih satu di antaranya.

"Tergantung Pak Presiden saja nanti. Yang penting ketua timses ini menunjukkan kapasitas, kapabilitas, akseptabilitas, ada kewibawaan politik juga. Soal nama, nantilah, ngga enak saya. Biar nanti Pak Presiden," ujar Raja Juli.

Jokowi, lanjut Raja Juli, berpesan agar pembentukan tim pemenangan harus mengikuti azas efektif, efisien, tidak terlalu besar namun harus koordinatif, memutuskan segala sesuatunya secara kolektif kolegial dan akomodatif.

Dalam rapat merapikan struktur tim pemenangan, selain Raja Juli, hadir Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, Sekjen Golkar Lodewijk Paulus, Sekjen Partai Nasdem Johnny G. Platte, Sekjen Partai Hanura Herry Lontung, Sekjen PKB Abdul Kadir Karding dan Sekjen PKPI Verry Surya Hendrawan.

Adapun, Sekjen PPP Arsul Sani tidak hadir lantaran sakit dan Sekjen Perindo Ahmad Rofiq yang ada urusan mendadak. (Fabian Januarius Kuwado)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Timses Jokowi-Ma'ruf Amin Terbentuk, Tinggal Pilih Ketua"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved