Gempa Bumi

Gempa Lombok, Pemprov DKI Bangun Sekolah dan Berikan Uang Tunai Rp 250 Juta

PEMPROV DKI Jakarta memberikan beragam bantuan untuk korban gempa Lombok, termasuk membangun sekolah dan memberikan dana tunai Rp 250 juta.

Gempa Lombok, Pemprov DKI Bangun Sekolah dan Berikan Uang Tunai Rp 250 Juta
Istimewa
PEMPROV DKI Jakarta memberikan bantuan dana tunai senilai Rp 250 juta untuk para korban gempa bumi di Lombok, NTB, Sabtu (11/8/2018). Selain dana tunai, Pemprov DKI juga memberikan bantuan tenaga medis dan relawan, serta rehab bangunan sekolah yang hancur akibat gempa. 

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memberikan bantuan kepada korban gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB), Sabtu (11/8/2018.)

Bantuan yang diberikan berupa membangun sekolah yang hancur akibat gempa bumi, pengiriman dokter dan relawan, serta uang tunai sebesar Rp 250 juta melalu BAZIS Jakarta.

“Kami sudah minta data kepada Pemprov NTB untuk mendata, sekolah mana yang kerusakannya paling parah dan memiliki murid yang banyak. Itu yang akan menjadi prioritas,” kata Saefullah, Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta, saat memberikan bantuan tersebut di Kantor Gubernur NTB, Lombok, Sabtu (11/8/2018).

PEMPROV DKI Jakarta memberikan bantuan dana tunai senilai Rp 250 juta untuk para korban gempa bumi di Lombok, NTB, Sabtu (11/8/2018). Selain dana tunai, Pemprov DKI juga memberikan bantuan tenaga medis dan relawan, serta rehab bangunan sekolah yang hancur akibat gempa.
PEMPROV DKI Jakarta memberikan bantuan dana tunai senilai Rp 250 juta untuk para korban gempa bumi di Lombok, NTB, Sabtu (11/8/2018). Selain dana tunai, Pemprov DKI juga memberikan bantuan tenaga medis dan relawan, serta rehab bangunan sekolah yang hancur akibat gempa. (Istimewa)

Pihaknya kini masih merancang dana yang akan disiapkan untuk membangun sekolah tersebut. Di mana pihaknya berencana membantu sebanyak mungkin.

“Kami akan bangun total sekalian. Seperti waktu gempa di Aceh kami bangun total dua sekolah, lalu di Yogyakarta tiga sekolah kami rehab total,” kata Saefullah.

Selain itu, pihaknya juga sejak lima hari lalu, mengirim sebanyak 40 dokter dan relawan. 

“Kami sudah kirim bantuan sejak lima hari lalu, sebanyak enam dokter, delapan paramedis, serta tagana dan relawan dengan total 40 orang,” jelasnya.

Sementara untuk uang tunai yang diberikan, sebanyak Rp 250 juta. Bantuan itu disalurkan melalui Bazis Jakarta dan diterima langsung Wakil Gubernur NTB, Muhammad Amin di posko bencana.

”Kami berikan bantuan berupa Rp 250 juta, diserahkan langsung ke pemerintah supaya terpusat. Kami biasakan tertib administrasi dari pemerintah ke pemerintah supaya bisa dimanfaatkan sesuai kebutuhan, tepat sasaran, karena (pemerintah NTB) paling tahu mana yang membutuhkan,” ujar Saefullah.

Sementara itu, Muhammad Amin, mengatakan bahwa sampai saat ini jumlah korban jiwa yang terdata sebanyak 385 orang. Sedangkan yang mengungsi 245.000 jiwa.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Pemprov DKI. Bantuan ini akan kami salurkan sebaik-baiknya. Khususnya korban yang terdampak parah di Lombik Utara, Lombok Barat, dan Lombok Timur,” katanya.

Dalam acara tersebut, Saefullah didampingi oleh Kepala Dinas Sosial Irmansyah dan Kepala BPBD Jupan Royter.

Penulis: Mohamad Yusuf
Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved