Transportasi Massal

Uji Coba 2 Hari, MRT Jakarta Pastikan Sistem Persinyalan Berfungsi Baik

Dalam pengoperasiannya, kereta MRT Jakarta menggunakan sistem persinyalan Communication Based Train Control (CBTC).

Uji Coba 2 Hari, MRT Jakarta Pastikan Sistem Persinyalan Berfungsi Baik
Warta Kota/Henry Lopulalan
Proses pembangunan MRT di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan, dalam tahap penyelesaian akhir, Minggu (1/7/2018). 

PT MRT Jakarta memulai System Acceptance Test (SAT) menggunakan rangkaian kereta pertama MRT Jakarta di Depo Lebak Bulus, Jakarta Selatan.

Uji coba pertama tersebut untuk mengetahui sistem persinyalan kereta, telekomunikasi, dan Overhead Catenary System (OCS).

Untuk mengetahuinya, kereta dijalankan mulai dari Depot Inspection Shed area, stabling track 1, hingga ke Depot Access Line (DAL).

Selain itu, uji coba ini juga untuk mengetahui pasokan listrik bekerja dengan baik.

Baca: Proyek MRT di Jakarta, Proses Lelang MRT Fase II Sudah Dimulai

Uji coba saat ini menggunakan mode Automatic Train Protection (ATP) dengan kendali manual oleh masinis untuk track di area Depo.

“Pada Kamis dan Jumat ini kita melihat kegiatan pengetesan SAT menggunakan rangkaian kereta pertama, sekaligus mengecek pasokan listrik dan daya yang bekerja dengan baik," kata Direktur Utama PT MRT Jakarta, William Sabandar, Jumat (10/8/2018).

"Uji coba ini telah sesuai dengan target MRT Jakarta bahwa 9 Agustus 2018 ini uji coba pertama akan dilakukan,” ucapnya lagi.

Pada uji coba hari kedua atau Jumat (10/8/2018), kereta melaju berkecepatan rendah dari depo Lebak Bulus menuju ke Stasiun Cipete Utara.

Dalam pengoperasiannya, kereta MRT Jakarta menggunakan sistem persinyalan Communication Based Train Control (CBTC).

Baca: PT MRT Jakarta Menggandeng PT KAI Bangun MRT Fase Kedua

Kereta tersebut dikendalikan dari ruangan Operation Control Center (OCC) oleh  Traffic Dispatcher.

"Kelebihan sistem persinyalan ini salah satunya memungkinkan pengaturan  rentang waktu antarkereta di jalur utama diatur oleh Pusat Kendali Operasi (OCC)," katanya.

Corporate Secretary Division Head MRT Jakarta Tubagus Hikmatullah mengungkapkan, selama proses uji coba dua hari, tidak ada kendala. Komponen-komponen yang diuji, kata dia, berjalan baik.

"Tidak ada masalah, semuanya berjalan baik. Tadi kita uji sampai ke stasiun Cipete Utara, tidak ada masalah," kata Tubagus saat dihubungi terpisah.

Tahapan selanjutnya yang akan dilakukan yaitu  uji coba berkecepatan rendah, uji coba berkecepatan medium, dan uji coba berkecepatan tinggi.

Baca: Konsep TOD di Depo MRT Lebak Bulus Jakarta Selatan Akan Ditawarkan ke Pengembang Swasta

"Tahapannya akan berjalan sesuai yang dijadwalkan. Semoga bisa berjalan dengan lancar dan sehingga masyarakat bisa menikmati transportasi massal ini," ujarnya.

MRT hadir di Jakarta adalah terobosan baru bagi transportasi publik di Ibu Kota ini.

Tidak hanya akan meningkatkan mobilitas, MRT Jakarta juga akan memberikan manfaat tambahan seperti perbaikan kualitas udara.

MRT juga menjadi salah satu solusi mengatasi kemacetan seiring perubahan gaya hidup masyarakat Jabodetabek yang beralih dari kendaraan  pribadi ke transportasi publik

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved