Kemacetan Lalu Lintas

Masyarakat Tuntut Pembentukan Tim Gabungan Atasi Kemacetan di Jakarta Utara

“Keseriusan Wali Kota (Syamsuddin Lologau) dituntut, apakah memang dia merespons atau sebatas main-main saja mengulur waktu.”

Masyarakat Tuntut Pembentukan Tim Gabungan Atasi Kemacetan di Jakarta Utara
Warta Kota/Junianto Hamonangan
Warga berunjuk rasa di depan kantor Wali Kota Jakarta Utara, Senin (23/7/2018). Mereka menuntut Pemerintah Kota Jakarta Utara menyelesaikan kasus kemacetan di Jakarta Utara. 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK--- Pemerintah Kota Jakarta Utara kembali menggelar rapat lanjutan untuk membahas penanganan masalah kemacetan di sejumlah titik di wilayah Jakarta Utara.

Perwakilan elemen masyarakat juga turut hadir dalam rapat lanjutan tersebut.

Sebanyak 23 elemen organisasi kemasyarakatan yang tergabung dalam 'Jakarta Utara Menggugat' menyampaikan tuntutan.

Tuntutan mereka antara lain membentuk  tim gabungan yang terdiri atas berbagai unsur untuk penanganan kemacetan lalu lintas di Jakarta Utara lebih transparan.

“Keseriusan Wali Kota (Syamsuddin Lologau) dituntut, apakah memang dia merespons atau sebatas main-main saja mengulur waktu,” ucap Ketua Tim Jakarta Utara Menggugat, Rifani, Kamis (10/8/2018).

Baca: Macet Parah di Jalan RE Martadinata, Pengendara Terjebak Berjam-Jam

Tim gabungan itu nantinya berasal dari unsur masyarakat, pemerintah, pengusaha, serta para pemangku kepentingan yang terkait.

Ketika tim gabungan itu terbentuk, diharapkan  masyarakat mempunyai akses untuk ikut memantau kemajuan penanganan kemacetan di Jakarta Utara.

Menanggapi hal itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara Junaedi mengatakan, pihaknya akan mengkaji tuntutan perwakilan masyarakat tersebut.

Baca: Kemacetan di Jakarta, Wapres Jusuf Kalla Bilang Kemajuan Belum Diimbangi Infrastruktur

Junaedi menambahkan, pihaknya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mengatasi kemacetan.

“Mudah-mudahan kalau itu tujuannya baik, kenapa tidak kita buat tim bersama. Gugus tugasnya harus jelas, nanti siapa berbuat apa, masyarakat apa tugasnya. Ya nggak apa-apa,” ucap Junaedi.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved