Laura Theux Rela Disiksa karena Sesat

Laura Theux memiliki alasan, mengapa dirinya mau disiksa untuk memerankan karakter Amara, dalam film karya Sammaria Simanjuntka bersama Rapi Films,

Laura Theux Rela Disiksa karena Sesat
Warta Kota
Laura Theux dan Endy Arfian, 

Saat pertama kali ditawarkan untuk membintangi film 'Sesat: Yang Sudah Pergi Jangan Dipanggil Lagi', bintang film dan sinetron Laura Theux (22) sudah tahu dirinya akan disiksa.

Laura Theux memiliki alasan, mengapa dirinya mau disiksa untuk memerankan karakter Amara, dalam film karya Sammaria Simanjuntka bersama Rapi Films, yang rencananya akan tayang pada 23 Agustus 2018 mendatang.

Alasan Laura Theux adalah ia ingin mengeksplor lebih jauh, bakat akting yang ia miliki, agar terus terlatih dan menjadi aktris papan atas tanah air.

"Dari awal ditawarin sudah tahu kalau aku akan disiksa. Tapi itu jadi tantangan baru buat aku. Karena sebagai aktris, kita harus bisa memerankan karakter apapun," kata Laura Theux ketika menghampiri kantor Redaksi Warta Kota dan Tribunnews, di Palmerah, Jakarta Pusat, Jumat (10/8/2018), bersama Endy Arfian.

Tersiksanya Laura menjadi Amara, adalah ia harus melewati adegan berlari ditengah hutan dan juga tenggelam disebuah sumur angker bernama sumur Beramanyan.

Namun, wanita kelahiran 28 Maret 1996 itu menganggap semua itu adalah resiko yang harus dihadapinya dalam berakting dan memerankan karakter baru dalam film terbarunya.

"Memang dari awal pas baca skenario aku sudah sangat tertarik. Karakter Amara yang memang introvert, depresi, dan selalu sedih sangat berbeda dengan karakter Laura yang periang dan gampang bercerita dengan orang," ucapnya.

"Selain itu juga aku tahu kalau menerima tawaran film horor, bekerjanya dengan ekstra. Aku harus menyiapkan stamina, energi lebih, dan jalani syutingnya dari malam sampai pagi hari. Tapi itu semua sudah resiko," tambahnya.

Selain harus berlari ditengah hutan dan juga tenggelam didalam sumur, pemeran Beby dalam Sitkom The East NET TV itu juga menjalani adegan terbang menggunakan sling.

Adegan resiko itu dilakukannya dengan sendiri, tanpa menggunakan stunt in atau pemeran pengganti agar aktingnya semakin natural.

"Semuanya dari tenggelam di sumur dan terbang menggunakan sling aku jalani sendiri. Jadi disini aku jadi Amara tersiksa banget. Tapi aku senang," ujar Laura Theux.

Film 'Sesat: Yang Sudah Pergi Jangan Dipanggil Lagi', mengisahkan tentang kehidupan Amara. Dimana usai ayahnya meninggal, Amara bersama mama dan adiknya terpaksa pindah ke rumah opa nya, yang terletak di desa terpencil di tengah hutan, bernama Desa Bramanyan.

Amara merasa janggal dengan desa tersebut, dikarenakan semua penduduknya orang tu, dna setiap matahari terbenam, para penduduk serentak keluar rumah membawa sajen sambil mengucapkan matra mengerikan.

Ternyata di desa itu terdapat sumur keramat bernama Beremanyan yang konon bisa mengabulkan permintaan. Dimana historinya, ada sebuah sumur yang dijaga oleh seseorang yang bernama Beremanyan.

Film yang rencananya akan tayang medio 23 Agustus 2018 mendatang, dibintangi oleh Laura Theux, Endy Arfian, Rebecca Klopper, Vonny Cornelia, Valerie Tifanka, dan lain-lain. (Arie Puji Waluyo/ARI).

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved