Kerap Bikin Macet dan Semrawut, PKL dan Angkot Ngetem Stasiun Jatinegara Dirazia

PKL dan angkot yang sering ngetem di sekitar Stasiun Jatinegara dirazia petugas gabungan.

Kerap Bikin Macet dan Semrawut, PKL dan Angkot Ngetem Stasiun Jatinegara Dirazia
WARTA KOTA/RANGGA BASKORO
Kesemrawutan Jalan Raya Bekasi Barat, depan Stasiun Jatinegara, Jakarta Timur, Sabtu (4/11/2017). 

Untuk menghindari adanya angkutan umum yang ngetem sembarang pihaknya akan menempatkan petugas dibeberapa titik yang dianggap rawan untuk dijadikan tempat ngetam para supir angkot.

"Tentunya kita akan menempatkan petugas namun sifatnya statis, jadi kita akan lihat dimana lokasi yang dijadikan tempat ngetem supir angkot," ucapnya.

Sementara itu Camat Jatinegara, Nasrudin Abu Bakar mengatakan pihaknya juga menertipkan PKL yang melanggar aturan, namun ada beberapa PKL yang kami himbau agar tidak menempati trotoar sebagai lapak jualan.

"Kita ingin menciptakan kelancaran lalu lintas di depan Stasiun Jatinegara dan trotoar bebas dari pedagang kaki lima maupun parkir. Tadi ada beberapa PKL yang kami tertipkan juga," katanya.

Dikatakan Nasrudin, wilayah di sekitar Stasiun Jatinegara harus benar-benar steril karena Setra Batu Akik Rawabening yang ada tepat di seberang stasiun akan disiapkan sebagai pusat penjualan cindera mata selama Asian Games 2018 berlangsung.

"Apalagi disini ada gems center, pusat batu akik yang kai siapkansebagai destinasi tujuan wisata belanja para atlet maupun official Asian Games," katanya.

Selain melakukan penertiban, pihak kecamatan juga memasang spanduk imbauan kepada masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan tidak berjualan dan memarkirkan kendaraan di atas trotoar.

"Tadi kami juga sudah pasang spanduk imbauan, sosialisasi kepada masyarakat agar tidak parkir di badan jalan dan trotoar," ucapnya.

Adanya razia angkutan dan PKL ini nampaknya disambut baik oleh beberapa pengendara. Menurutnya dengan adanya penindakan ini diharapkan tidak adanya macet terutama didepan Stasiuan Jatinegara.

"Bagus banget kalo begini, karena saya sendiri kalo lewat sini itu kesel, apalagi banyak angkot itu main sembarangan menurunkan penumpang, imbasnya jadi macet," kata Bintoro (37) salah seorang pengedara.

Dirinya berharap petugas yang menjaga dilapangan agar bersikap tegas kepada pengemudi angkot yang ngetem maupun menurunkan penumpang disembarang tempat.

"kalo bisa sore itu ada petugas yang ngatur, dan bersikap tegas, kalo ada yang ngetem tindak langsung, jangan malah didiemin," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help