Pilpres 2019

Kebetulan Kah? Saat KH Maruf Amin Menikah, Cawapres Jusuf Kalla dan Cawapres Hatta Rajasa Jadi Saksi

Kala itu, dua calon wakil presiden Republik Indonesia pada 2014 , Hatta Rajasa dan Jusuf Kalla ternyata menjadaksi pernikahan Ma'ruf Amin.

Kebetulan Kah? Saat KH Maruf Amin Menikah, Cawapres Jusuf Kalla dan Cawapres Hatta Rajasa Jadi Saksi
istimewa
Pernikahan Maruf Amin dan Wury di tahun 2014 disaksikan Jusuf Kalla dan Hatta Rajasa 

- Fakultas Ushuluddin Universitas Ibnu Chaldun, Bogor (1967)

Khusus :

- Pesantren, Banten (1963)

PERJALANAN KARIER:

Pekerjaan:

- Guru Sekolah-sekolah di Jakarta Utara (1964-1970)

- Pendakwah (1964)

- Dosen Fakultas Tarbiyah Universitas Nahdatul Ulama (Unnu), Jakarta (1968)

- Direktur dan Ketua Yayasan Lembaga Pendidikan dan Yayasan Al-Jihad (1976)

Pemerintahan:

- Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (kehidupan beragama) (2007)

- Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (2010-2014)

Legislatif:

- DPRD Provinsi dari Utusan Golongan (1971-1973)

Keterlibatan dalam Organisasi:

- Ketua Fraksi DPRD I dari Fraksi Utusan Golongan

- DPR dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (1973-1977)

- Ketua Fraksi DPRD I dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

- DPRD Provinsi dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) (1977-1982)

- Pimpinan Komisi A dari Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP)

- MPR dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) (1997-1999)

- Anggota MPR RI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)

- DPR dari PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) (1999-2004)

- Ketua Komisi VI dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)

- Anggota Panitia Anggaran dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa)

- Anggota Komisi II dari Fraksi PKB (Partai Kebangkitan Bangsa) ( 1999 )

KEGIATAN LAIN:

- Ketua Ansor, Jakarta (1964-1966)

- Ketua Front Pemuda (1964-1967)

- Ketua NU, Jakarta (1966-1970)

- Wakil Ketua Wilayah NU, Jakarta (1968-1976)

- Anggota Koordinator Da'wah (Kodi), Jakarta (1970-1972)

- Anggota Bazis (Badan amil zakat, infaq, dan shadaqah), Jakarta (1971-1977)

- Ketua Dewan Fraksi PPP (1973-1977)

- Anggota Pengurus Lembaga Da'wah PBNU, Jakarta (1977-1989)

- Ketua Umum Yayasan Syekh Nawawi Al Bantani (1987)

- Katib Aam Syuriah PBNU (1989-1994)

- Anggota MUI Pusat (1990)

- Rois Syuriah PBNU (1994-1998)

- Wakil Ketua Komisi Fatwa MUI Pusat (1996)

- Ketua Dewan Syariah Nasional (DSN) (1996)

- Ketua Dewan Syuro PKB (1998)

- Mustasyar PBNU (1998)

- Anggota Komite Ahli Pengembangan Bank Syariah Bank Indonesia (1999)

- Ketua Komisi Fatwa MUI (2001-2007)

- Mustasyar PKB (2002-2007)

- Ketua Harian Dewan Syariah Nasional MUI (2004-2010)

- Ketua MUI (2007-2010)

KELUARGA:

- Hj. Siti Huriyah (isteri)

- 1. Hj. Dra. Siti Marifah, SH. (anak)

- 2. Hj. Siti Mamduhah, SE. (anak)

- 3. Siti Najihah (anak)

- 4. Hj. Siti Nur Azizah (anak)

- 5. Ahmad Syauqi (anak)

- 6. Ahmad Muayyad (anak)

- 7. Siti Hannah (anak)

- 8. Siti Haniatunnisa (anak)

Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help