Karena Sesat, Laura Theux Menjadi Wanita Depresi dan Introvert

Tantangan berat harus dilewati oleh Laura Theux dalam film terbarunya yang bertajuk 'Sesat: Yang Sudah Pergi Jangan Dipanggil Lagi'.

Karena Sesat, Laura Theux Menjadi Wanita Depresi dan Introvert
Warta Kota/Arie Puji Waluyo
Laura Theux 

"Jadi selama dua bulan aku membangun karakter Amara. Sampai aku enggak bisaa makan saat syuting berlangsung selama sebulan. Sampai teman-teman khawatir sama aku, 'Laura kenapa? Laura galau yah?'. Aku bilang, 'No... Ini memang karakter Amara begini' gitu," jelasnya.

Karena sudah terhanyut dengan kehidupan sedih dari Amara, Laura sampai tidak bisa makan. Walaupun dipaksa makan oleh teman-temannya, Laura tidak mau makan sedikit pun karena ingin totalitas memerankan karakter Amara.

"Aku sampai dibeliin makan karena enggak mau makan. Dibujuk-bujuk enggak mau makan juga. Karena memang sudah masuk karakter Amara. Untuk ngelepasnya aja butuh waktu sebulan. Jadi sebulan aku masih tetap sedih, depresi, dan tidak mau makan. Sampai berat badan aku turun 5 kg," ujar Laura Theux.

Film 'Sesat: Yang Sudah Pergi Jangan Dipanggil Lagi', mengisahkan tentang kehidupan Amara.

Usai ayahnya meninggal, Amara bersama mama dan adiknya terpaksa pindah ke rumah opa nya, yang terletak di desa terpencil di tengah hutan, bernama Desa Bramanyan.

Amara merasa janggal dengan desa tersebut, dikarenakan semua penduduknya orang tu, dna setiap matahari terbenam, para penduduk serentak keluar rumah membawa sajen sambil mengucapkan matra mengerikan.

Ternyata di desa itu terdapat sumur keramat bernama Beremanyan yang konon bisa mengabulkan permintaan. Dimana historinya, ada sebuah sumur yang dijaga oleh seseorang yang bernama Beremanyan.

Film yang rencananya akan tayang medio 23 Agustus 2018 mendatang, dibintangi antara lain oleh Laura Theux, Endy Arfian, Rebecca Klopper, Vonny Cornelia, dan Valerie Tifanka.

Penulis: Arie Puji Waluyo
Editor: Hertanto Soebijoto
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help