Jelang Pilpres 2019, Pengumuman Capres-Cawapres Membawa Rupiah Menguat Pada Pagi Ini

Pengumuman capres-cawapres berdampak penguatan nilai tukar rupiah pada Jumat (10/8/2018) pagi.

Jelang Pilpres 2019, Pengumuman Capres-Cawapres Membawa Rupiah Menguat Pada Pagi Ini
Warta Kota/Angga Bhagya Nugraha
Nilai tukar rupiah terhadap dolar pada Jumat (10/9/2018) menguat sebesar enam poin menjadi Rp14.426 dibanding sebelumnya Rp14.432 per dolar AS. 

WARTA KOTA, PALMERAH---Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta pada Jumat (10/8/2018) pagi bergerak menguat sebesar enam poin menjadi Rp14.426 dibanding sebelumnya Rp14.432 per dolar AS.

Analis senior CSA Research Institute, Reza Priyambada, mengatakan, pergerakan nilai tukar rupiah terbantu oleh sejumlah sentimen dari dalam negeri di antaranya perpanjangan perjanjian untuk memperpanjang kerja sama Bilateral Local Currency Swap Arrangement (BCSA) antara Bank Indonesia dan Bank Sentral Australia.

Baca: Partai Demokrat Memastikan Tidak Absen Pilpres 2019

"Kerjsa sama kedua bank sentral itu dapat mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS, sehingga diharapkan rupiah ke depan semakin terjaga," kata Reza Priyambada seperti dilansir Antaranews.com.

Selain itu, kata Reza Priyambada, telah ditandatanganinya Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 37 Tahun 2018 Perlakuan Perpajakan dan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) di bidang usaha pertambangan mineral oleh Pemerintah turut menambah sentimen positif bagi mata uang domestik.

Baca: Elit Partai Politik Sibuk Deklarasi Capres dan Cawapres, NTB Diguncang Gempa 451 Kali

"Diharapkan sentimen positif dari dalam negeri itu mengimbangi sentimen global," katanya.

Di sisi lain, kata Reza Priyambada, kabar mengenai pengumuman pasangan calon presiden dan wakil presiden turut mengurangi spekulasi di pasar keuangan domestik.

Baca: Jelang Pilpres 2019, Jusuf Kalla Menolak Tawaran Jokowi Menjadi Ketua Tim Pemenangan

"Ketidakpastian politik setidaknya sedikit berkurang setelah pengumuman calon presiden dan pendampingnya. Pelaku pasar diharapkan tetap mencermati dan mewaspadai berbagai sentimen yang dapat membuat rupiah kembali melemah," kata Reza Priyambada.

Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Antara
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved