BKD Depok Pastikan Pengembang Metro Stater Sudah 4 Kali Setor Dana Kontribusi

Badan Keuangan Daerah Kota Depok memastikan, PT Andyka Investa sudah menyetorkan dana kontribusi tahunan sebanyak 4 kali sejak 2015.

BKD Depok Pastikan Pengembang Metro Stater Sudah 4 Kali Setor Dana Kontribusi
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Kendaraan alat berat sedang membongkar bangunan di lahan terminal Depok untuk dibanguna menjadi Terminal Terpadu atau Metro Stater. 

BADAN Keuangan Daerah (BKD) Kota Depok memastikan bahwa pengembang sekaligus investor proyek revitalisasi Terminal Terpadu Kota Depok atau Metro Stater, yakni PT Andyka Investa sudah menyetorkan dana kontribusi tahunan sebanyak 4 kali ke Pemkot Depok, sejak 2015 lalu.

Dana kontribusi tahunan itu sebagai kompensasi penggunaan lahan negara untuk pembangunan Metro Stater dan penguasaanya selama 30 tahun ke depan.

Hal itu dikatakan Kepala BKD Kota Depok, Nina Suzana, saat dikonfirmasi Warta Kota, Jumat (10/8/2018).

"Iya, sudah dibayarkan pengembang dana kontribusinya ke Pemkot Depok sejak 2015. Jadi sudah 4 kali dibayar sampai 2018 ini, dan masuk ke pendapatan daerah Depok," kata Nina.

Menurut Nina dengan begitu maka selama ini PT Andyka Investa belum pernah lalai melakukan kewajibannya.

Di atas lahan negara

Sebelummya, Sekertaris Daerah Pemerintah Kota Depok, Hardiono, membenarkan klaim PT Andyka Investa, selaku pengembang dan investor proyek revitalisasi Terminal Terpadu Depok terkait adanya dana kontribusi tahunan sebesar Rp 1 milar yang sudah disetor pengembang ke Pemkot Depok sejak 2015 lalu, saat kontrak kerjasama disepakati.

"Betul, ada dana kontribusi dari pengembang ke Pemkot Depok karena proyek dibangun pengembang di atas lahan negara," kata Hardiono, kepada Warta Kota, Jumat (10/8/2018).

Menurutnya, besaran kontribusi sesuai kontrak kerjasama bangun guna serah (BGS) antara pengembang dan Pemkot Depok, yang disepakati 2015 lalu sekitar Rp 1 miliar per tahun.

Dana kontribusi katanya, wajib dibayar pengembang sampai berakhirnya hak pengelolaan bangunan di sana mulai dari superblok, hotel dan apartemen selama 30 tahun oleh pengembang.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved