2 Anggota Komplotan Perampok Ala Ninja Ditembak Mati

Dua anggota komplotan perampok yang beraksi ala ninja tewas ditembak polisi Tangerang.

2 Anggota Komplotan Perampok Ala Ninja Ditembak Mati
Warta Kota/Andika Panduwinata
Polisi Tangerang menunjukkan barang bukti yang disita dari komplotan perampok ala ninja yang berhasil diringkus. Dua diantaranya terpaksa ditembak mati. 

JAJARAN Polrestro Tangerang berhasil mengungkap kasus perampokan di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Cibodas, Kota Tangerang yang terjadi pada Kamis (9/8/2018) kemarin.

Dua anggota komplotan perampok berpenampilan ninja yang menggasak uang sekitar Rp 1 miliar ini ditembak mati polisi.

Mereka berjumlah tujuh orang. Dari tujuh pelaku yang terlibat dalam kasus tersebut, dua di antaranya meregang nyawa lantaran berusaha melawan aparat.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolrestro Tangerang, Kombes Harry Kurniawan. Ia menjelaskan para tersangka itu masing-masing bernama Mawi (38), Sobri (38) Aris (34), Lili (34), Mardan (36), Rohman (36) dan Firman (37).

"Pengungkapan kasus ini kurang dari 24 jam, kami tangkap tujuh pelaku yang beraksi di rumah potong hewan," ujar Harry saat ditemui di lokasi kejadian, Cibodas, Kota Tangerang, Jumat (10/8/2018).

Dirinya menerangkan pengungkapan yang terbilang cepat ini bermula setelah polisi mengumpulkan saksi-saksi dan memeriksa barang bukti video CCTV yang merekam aksi perampokan tersebut.

"Kecepatan pengungkapan ini karena informasi dari masyarakat sangat cepat. Kami langsung lidik, cari saksi, karena tujuh orang kami tangkap bertahap jadi satu-persatu," ucapnya.

Harry menyebut pelaku diamankan di tempat berbeda yang masih berada di wilayah Kota Tangerang. Lebih dulu polisi menangkap lima pelaku.

Kemudian petugas meringkus kedua tersangma lainnya yang mengacak-acak ruangan kasir.

Kedua pelaku yang terakhir ditangkap itu Mawi dan Sobri.

Mawi berperan mengancam dan menodongkan pistol kepada kasir, Sutikno. Sedangkan Sobri bertindak mengikat Sutikno dan menggondol uang Rp 900 juta.

Menurutnya, keduanya ditembak mati saat ditangkap lantaran melawan serta melukai petugas.

Pelaku menyabet Ipda Jayadi dengan kater hingga melukai pelipisnya.

"Mawi eksekutor dan Sobri penggasak uang di TKP bawa golok. Pada saat penangkapan kedua orang ini melukai anggota kami hingga langsung kami tindak tegas dan meninggal dunia di rumah sakit," kata Harry.

Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help