Said Aqil Siradj Bantah PBNU Ada Ancaman Jika Mahfud MD Jadi Cawapres Jokowi

KH Said Aqil Siradj, mengklarifikasi beredarnya kabar ancaman Jika Mahfud MD menjadi Cawapres Jokowi tersebut.

Said Aqil Siradj Bantah PBNU Ada Ancaman Jika Mahfud MD Jadi Cawapres Jokowi
Ketua PBNU, Said Aqil Siradj (kiri) menerima penyampaian aspirasi dari para kiyai sepuh Nusantara di kantor pusat PBNU, Jalan Kramat Raya, Senen, Jakarta Pusat, Sabtu (4/8/2018) malam. 

Beberapa saat lalu, beredar berita Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) memberikan ancaman jika Mahfud MD terpilih menjadi Cawapres Jokowi.

Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Said Aqil Siradj, mengklarifikasi beredarnya kabar ancaman Jika Mahfud MD menjadi Cawapres Jokowi tersebut.

Lewat Press Rilis yang dikirim ke Tribunnews.com, Rabu (8/8/2018), Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj menepis berita tersebut.

 "berita itu tidak benar, tidak ada ancam mengancam," kata Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj.

PBNU sangat menyayangkan beredarnya berita tidak benar tersebut.

"PBNU hanya mengusulkan empat kader NU terbaik kepada Pak Jokowi, jika Pak Jokowi tidak berkenan dengan usulan tersebut tidak mengapa, tidak apa apa, tidak masalah, itu haknya Pak Jokowi, itu wewenang beliau," ujar Kiai Said

"jadi berita itu tidak benar, kami hanya mengusulkan empat kader terbaik, tidak ada ancaman kepada siapapun," tegasnya

Beberapa saat lalu memang ada pertemuan beberapa tokoh di Kantor PBNU untuk membahas dinamika politik jelang pendaftaran calon presiden dan calon wakil presiden.

Hadir di pertemuan tersebut beberapa pengurus Nahdlatul Ulama diantaranya KH Said Aqil Siradj, KH Ma'ruf Amin termasuk Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, Muhaimin Iskandar.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua Umum PBNU Bantah Ada Ancaman Jika Mahfud MD Terpilih Jadi Cawapres Jokowi

Editor: murtopo
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved