Pilpres 2019

PKS Diteror, Ajakan 'Berkelahi' Jokowi Semakin Nyata?

Belum diketahui siapa pelaku dibalik peretasan, namun besar dugaan jika pelaku merupakan lawan politik Koalisi Gerindra-Demokrat-Pan-PKS.

PKS Diteror, Ajakan 'Berkelahi' Jokowi Semakin Nyata?
Twitter PKS
Diduga Twitter milik PKS dihack seseorang yang merupakan lawan politik Gerindra-Demokrat-Pan-PKS. 

PERETASAN situs resmi Dewan Pimpinan Pusat  PKS, yakni http://pks.go.id pada Kamis (9/8/2018) serta aksi teror berupa pelemparan bom molotov yang dialami Ketua Umum PKS, Mardani Ali Sera pada Kamis (19/7/2018) menjadi bukti buruknya demokrasi di Indonesia.

Belum diketahui siapa pelaku dibalik peretasan, namun besar dugaan jika pelaku merupakan lawan politik Koalisi Gerindra-Demokrat-Pan-PKS.

Beragam pertanyaan pun muncul, salah satunya apakah ujaran Joko Widodo untuk 'berkelahi' semakin nyata.

Peretasan sendiri diketahui terjadi usai pidato Joko Widodo atau Jokowi dalam Rapat Umum Relawan Jokowi di SICC, Sentul, Bogor, Jawa Barat pada Minggu (4/8/2018).

Sebagian pihak (lawan politik_red) menilai kalimat yang dilontarkan Jokowi dianggap ancaman, khususnya bagi pihak oposisi.

Namun bagi pendukungnya, Cebongers, kalimat tersebut menjadi penyemangat untuk memenangkan Jokowi dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang.

Dalam setiap postingan lewat media sosial, banyak hal disebutkan untuk menyerang pihak oposisi yang berseberangan dengan Jokowi.

Salah satunya Yana lewat akun @dwiyana_DKM.

Dirinya mendukung Jokowi agar menjadi pemenang, namun tidak dengan cara curang.

"Kita lawan Pak @jokowi. Seperti yg bapak tegaskan dlm pidato bapak kemarin, mental relawan bapak harus berani dan keluar sbg pemenang. Pemenang yg tidak bermain curang & tidak pny rasa takut. Gak heran sekarang mereka panik bin cape," tulis Yana.

Halaman
12
Penulis: Dwi Rizki
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved