Koran Warta Kota

Fauzan Korban Tawuran Meninggal, Ini Pesan Terakhir yang Diucapkan Sebelum Pergi

Pelajar berusia 18 tahun itu mengembuskan napas terakhir pada Selasa (7/8) sekitar pukul 18.05 WIB.

Fauzan Korban Tawuran Meninggal, Ini Pesan Terakhir yang Diucapkan Sebelum Pergi
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Kapolsek Pamulang Kompol Endang Sukmawijaya di depan para siswa SMK Sasmita mengimbau para siswa agar tidak melakukan aksi balas dendam terkait kematian Fauzan, pelajar SMK Sasmita akibat tawuran. di rumah duka, di Gunung Sindur, Bogor, Rabu (8/8/2018). 

"Tapi kalau suruh memilih, ya namanya orangtua, penginnya gak (meninggal) seperti ini. Tapi ini sudah jalannya, saya sayang banget sama Ojan," kata Ivan yang tampak tegar menghadapi kepergian anaknya.

Ia menerangkan, Ojan merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

"Itu adik-adiknya, yang itu 11 tahun, yang paling kecil 4 tahun," kata Ivan sambil menunjuk adik kandung Ojan.

Ketika pertama kali masuk RS Hermina Pamulang sampai dirujuk ke RSCM Jakarta Pusat, Ivan mengaku selalu mendampingi putranya di rumah sakit.

Baca: Pria yang Jatuh di Mangga Dua Square Diduga Alami Gangguan Jiwa

Baca: Orang Dekat SBY Sebut Prabowo Batal Jadikan AHY Cawapres karena Uang Sandiaga Uno

"Dari pertama sampai terakhir kondisinya malah turun terus, saya selalu standby di sampingnya," tutur Ivan.

Kepergian Ojan juga meninggalkan luka yang dalam untuk teman-temannya di sekolah.

Hal itu terlihat saat ratusan siswa SMK Sasmita mendatangi rumah duka untuk mengantarkan doa dan belasungkawa.

"Iya saya gak nyangka temennya banyak. Kalau di rumah pendiem, soalnya. Jadi ada hikmahnya ternyata Fauzan orangnya baik, temennya banyak," ujar Ivan.

Ditanggung Pemkot

Di sisi lain, Ivan berharap mendapatkan bantuan dana perawatan Fauzan yang dirawat intensif di RS selama 7 hari.

Halaman
1234
Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved