Bisnis

Tupperware Bisa Digadaikan di Kantor Pegadaian, ini Kabar Benar atau Hoax?

"Bukan hoax, itu kebijakan dari Pegadaian Manado tapi tanpa menginformasikan ke pihak Tupperware pusat."

Tupperware Bisa Digadaikan di Kantor Pegadaian, ini Kabar Benar atau Hoax?
Istimewa
Ilustrasi promosi Tupperware yang bisa digadaikan di kantor pegadaian. 

WARTA KOTA, PALMERAH---- Perlengkapan berbahan plastik merek  Tupperware sudah mendapat tempat di hati para ibu rumah tangga.

Jadi, Anda jangan sekali pun menghilangkan Tupperware karena akan 'diomeli' para ibu. Apalagi, nilai produk plastik ini  untuk yang berkantong cekak memang mahal.

Bukan hanya para ibu yang menilai Tupperware berharga, melainkan jasa pegadaian pun menghargainya untuk menjadi jaminan berutang.

Sebelumnya beredar di grup WhatsApp bahwa kantor Pegadaian bisa menerima Tupperware sebagai jaminan berutang. Seperti kantor Pegadaian cabang Manado Timur.

Baca: Tupperware Gelar Donor Darah ke-10 Kali

Apakah kabar itu kabar bohong atau hoax?

Siska Nurifah, manajer public relations Tupperware menegaskan bahwa berita itu bukan hoax alias kabar sebenarnya.

"Bukan hoax, itu kebijakan dari Pegadaian Manado tapi tanpa menginformasikan ke pihak Tupperware pusat," ujar Siska yang dihubungi Warta Kota, Rabu (8/8/2018).

Namun mengenai mekanismenya lebih lanjut, pihak Tupperware masih berkoordinasi lebih lanjut.

"Manajemen kami lagi koordinasi dengan tim Tupperware di Manado untuk mengetahui lebih lanjut bagaimana mekanisme sebenarnya. Pihak Pegadaian akan bertemu dengan distributor kami," kata Siska.

Baca: Kiat Tupperware Bidik Segmen dari Kalangan Milenials untuk Jadi Konsumen

Sementara PT Pegadaian menjelaskan bahwa informasi tersebut benar.

"Secara teknis, barang yang akan digadai akan ditaksir oleh petugas di outlet pegadaian. Jadi untuk informasi detail silahkan hubungi outlet pegadaian setempat," kata salah satu pegawai PT Pegadaian yang dihubungi Warta Kota , Rabu (8/8/2018).

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help