Idul Adha 2018

Tim Kesehatan Cek Hewan Kurban, Pedagang Berharap Pembeli Tak Perlu Ragu

Jadi masyarakat yang datang juga tidak takut akan kesehatanya karena tempat kita sendiri sudah dilabelin.

Tim Kesehatan Cek Hewan Kurban, Pedagang Berharap Pembeli Tak Perlu Ragu
Warta Kota/Joko Supriyanto
Sudin KPKP Jakarta Timur melakukan pemeriksaan terhadap hewan kurban jelang Idul Adha, Rabu (8/8/2018). 

WARTA KOTA, DUREN SAWIT--- Suku Dinas Ketahanan Pangan Perikanan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur melakukan pemeriksaan terhadap hewan ternak di beberapa lokasi tempat penampungan hewan kurban.

Hal itu dilakukan menjelang Hari Raya Idul Adha 2018  untuk memastikak kesehatan hewan ternak yang dijual kepada pembeli.

Pemeriksaan hewan kurban itu pun disambut baik oleh Adin (44), salah satu pedagang hewan kurban.

Menurut Adin, pemeriksaan hewan kurban malah memberi poin lebih kepada para pelanggannnya agar tidak ragu untuk membeli hewan ternaknya.

Baca: Jelang Idul Adha Sudin KPKP Jaktim Periksa Kesehatan Hewan Kurban di 548 Penampungan

Alasannya, hewan ternak yang dijualnya sudah diperiksa kesehatannya oleh instansi terkait.

"Hal seperti ini justru menguntungkan kita sebagai pedagang, jadi masyarakat yang datang juga tidak takut akan kesehatanya karena tempat kita sendiri sudah dilabelin, jadi para pembeli jangan ragu," kata Adin, Rabu (8/8/2018).

Adin menambahkan, hewan kurbannya didatangkan dari Jawa Timur seperti Madiun dan  Blitar. Namun, harga sapi yang dijualnya selalu mengalami perubahan.

Baca: Sejumlah Panitia Masjid Ikuti Pelatihan Tata Cara Menyembelih Hewan Kurban

"Kalo harga sih nggak begitu berubah banget, cuma sedikit. Kayak limosin saja Rp 60.000 per kilogram, kalo sapi madura sama PO selisih sedikit, kalo Bali Rp 50.000 perkilogramnya," katanya.

Selain itu, dia berharap bahwa pada tahun ini dapat meraup keuntungan menjual hewan kurban. Terlebih untuk membuka usaha ini dirinya harus meminjam dana ke bank.

"Pasti siap, siap untuk mencari keuntungan di Hari Raya Idul Adha," katanya.

Penulis: Joko Supriyanto
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help