Pencuri Motor Nyaris Babak Belur Dihakimi Massa Usai Tepergok Beraksi di Parkiran Mal Bekasi

LF tepergok saat berhasil membuka kunci motor. Salah satu pengunjung mal yang curiga langsung meneriakinya.

Pencuri Motor Nyaris Babak Belur Dihakimi Massa Usai Tepergok Beraksi di Parkiran Mal Bekasi
WARTA KOTA/MUHAMAD AZZAM
LF (35) tepergok mencuri sepeda motor di tempat parkir Grand Mal Bekasi, Selasa (7/8/2018) sore. 

LF (35) diamuk massa usai tepergok mencuri sepeda motor di tempat parkir Grand Mal Bekasi, Selasa (7/8/2018) sore.

LF tepergok saat berhasil membuka kunci motor. Salah satu pengunjung mal yang curiga langsung meneriakinya.

LF sempat ingin kabur dan berusaha menerobos portal pintu parkir, namun dikejar petugas keamanan setempat yang langsung mengadang pelaku.

Baca: Prabowo Subianto: Sepuluh Tahun SBY Pimpin Indonesia dengan Tenang, Sekarang Kita Risau Nasib BUMN

Warga yang melihat penangkapan tersebut sempat geram dan berusaha menghajar pelaku. Namun, petugas keamanan langsung mengamankan LF ke dalam pos sembari menghubungi polisi.

Kapolsek Medan Satria Kompol I Made Suweta mengungkapkan, pelaku merupakan buruan yang sering melancarkan aksinya di sejumlah pusat perbelanjaan.

"Modusnya hampir sama seperi pencurian sepeda motor pada umumnya, bedanya dia beraksi di parkiran mal, berpura-pura sebagai pemilik motor. Kita masih cari pengembangan untuk pelaku lain ," papar Suweta saat dikonfirmasi, Rabu (8/8/2018).

Baca: SBY Ungkap Banyak Rintangan Berkoalisi dengan Jokowi, Sedangkan Jalan Bersama Prabowo Terbuka Lebar

Suweta mengatakan, usai mencuri motor di mal, pelaku kabur melalui celah atau menerobos portal keluar.

"Dugaan sementara baru itu, atau bisa juga dengan berpura-pura kalau tiketnya hilang dan STNK-nya lupa dibawa. Terus pelaku membayar denda untuk bisa keluar," paparnya.

Suweta meminta para pengelola mal agar lebih ketat lagi memeriksa kendaraan yang keluar.

Baca: Gatot Nurmantyo Jelaskan Alasan Menginap di Hotel Milik Donald Trump, Mengaku Tak Dapat Korting

"Harus ditingkatkan lagi keamanannya, celah portal itu tidak boleh ada. Kemudian cek STNK jika motor keluar," imbaunya.

Dari tangan pelaku, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Beat, satu buah kunci kontak, dan satu buah kunci letter T.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman maksimal 12 tahun penjara. (*)

Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help