Pelaku Meracik Sabu dari Obat-obatan yang Dibeli di Pasar

Pemilik pabrik sabu rumahan yang digrebek polisi di Tangerang mengolah sabu dari obat-obatan yang dibelinya di pasar.

Pelaku Meracik Sabu dari Obat-obatan yang Dibeli di Pasar
Warta Kota/Andika Panduwinata
Kapolrestro Jakarta Barat Kombes Hengki Haryadi dan jajarannya saat merilis kasus keberadaan pabrik pembuatan narkotika jenis sabu di Perumahan Metland, Jalan Kateliya Elok II No. 12 B, Cipondoh, Kota Tangerang. 

PABRIK rumahan produksi narkotika jenis sabu digerebek jajaran Polrestro Jakarta Barat. Sang pemilik yakni pria berinisial AW diamankan polisi.

Kapolrestro Jakarta Barat, Kombes Hengki Haryadi menyebut pelaku bisa dibilang seorang ilmuan dalam meracik barang laknat ini. AW seorang diri membuat sabu itu kemudian diedarkannya.

"Ini pelaku tunggal. Dia (AW) memiliki ide kreatif dalam pembuatan narkoba," ujar Hengki saat ditemui di Cipondoh, Kota Tangerang, Rabu (8/8/2018).

AW merupakan residivis dari kasus yang sama. Yakni meracik sabu dengan sejumlah bahan - bahan yang diperolehnya.

Pelaku sempat dipenjara selama lima tahun. Setelah bebas, kreativitasnya pun kembali muncul.

"Bedanya sekarang dia dengan mudah mendapatkan bahan baku di pasar bebas. Dulu dia kesulitan mencari bahan, karena bahan - bahan itu hanya dijual di pasar gelap," ucapnya.

Tak habis akal, pelaku mengganti semua bahan racikannya ini. Bahkan AW mempelajari metodenya melalui jaringan intetnet.

"Rata - rata sebanyak 2 kg sabu yang dibuatnya selama sebulan. Dia juga membangun laboratorium untuk meracik sabu ini," kata Hengki.

Metode pembuatan

Kabid Narkoba Puslabfor Mabes Polri, Kombes Sodiq menjelaskan mengenai metode yang dipakai oleh tersangka.

Halaman
12
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved