Home »

Bogor

Tawuran Pelajar

Keluarga Ahmad Fauzan Ikhlaskan Kepergian Putra Pertama Akibat Tawuran Pelajar

"Tapi kalo suruh memilih ya namanya orangtua pengennya nggak (meninggal) seperti ini. Tapi ini sudah jalannya."

Keluarga Ahmad Fauzan Ikhlaskan Kepergian Putra Pertama Akibat Tawuran Pelajar
Warta Kota/Zaki Ari Setiawan
Ayahnda Fauzan, Ivan Sophian di rumah duka, Jalan Pedurenan III, Gunung Sindur, Bogor, Rabu (8/8/2018). 

WARTA KOTA, BOGOR--- Keluarga Ahmad Fauzan, korban penusukan senjata tajam saat tawuran sekolah sudah ikhlas dengan kepergian anak pertamanya.

Ayahanda Fauzan, Ivan Sophian mengaku telah ikhlas dengan kepergian putranya setelah sepekan menjalani perawatan intensif di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

"Ikhlas, mungkin ini yang terbaik," ungkap Ivan kepada Warta Kota di rumah duka, Jalan Pedurenan III RT 03/01, Gunung Sindur, Bogor, Rabu (8/8/2018).

Meskipun demikian, sebagai orangtua, Ivan mengaku sangat sedih harus kehilangan Ojan, panggilan akrab Fauzan. Apalagi kepergiannya disebabkan karena tawuran antar-pelajar.

Baca: Ini Wilayah Rawan Tawuran Pelajar di Kota Tangerang

"Tapi kalo suruh memilih ya namanya orangtua pengennya nggak (meninggal) seperti ini. Tapi ini sudah jalannya, saya sayang banget sama Ojan," kata Ivan yang berusaha  tampak tegar menghadapi kepergian anaknya.

Ivan menjelaskan, Ojan yang berstatus sebagai siswa kelas XII SMK Bhipuri merupakan anak pertama dari tiga bersaudara.

"Itu adek-adeknya, yang itu 11 tahun, yang paling kecil 4 tahun," kata Ivan sambil menunjuk adik kandung Ojan.

Ketika pertama kali masuk RS Hermina Pamulang sampai dirujuk ke RSCM Jakarta Pusat, Ivan mengaku selalu mendampingi putranya di rumah sakit.

Baca: Tawuran Pelajar, 1 Siswa Terkapar Disabet Celurit di Depok

"Dari pertama sampe terakhir kondisinya malah turun terus, saya selalu standby di sampingnya," tutur Ivan.

Kepergian Ojan juga meninggalkan luka mendalam dalam benak teman-teman sekolah Fauzan.

Hal itu terlihat saat ratusan siswa SMK Sasmita mendatangi rumah duka untuk mengantarkan doa dan belasungkawa.

"Iya saya nggak nyangka temennya banyak, kalo di rumah pendiem soalnya. Jadi ada hikmahnya ternyata Fauzan orangnya baik temennya banyak," ucapnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help