Biar Tidak Jatuh Seperti Anies Baswedan Saat Bawa Moge, Ini Tipsnya

Jusri menjelaskan, motor yang berbeda juga menimbulkan karakter yang berbeda dari pengendara.

Biar Tidak Jatuh Seperti Anies Baswedan Saat Bawa Moge, Ini Tipsnya
instagram Sudinhubjaktim
Anies Naik Moge Dishub 

Berkendara sepeda motor bisa jadi pekerjaan yang membutuhkan keahlian khusus. Salah satunya pada saat berkendara motor besar atau moge.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan memimpin Apel Kesiapan Sarana dan Prasarana Transportasi Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta di Silang Monumen Nasional (Monas).

Setelah apel, Anies ingin mempertunjukan kebolehannya mengendarai motor yang akan dipakai untuk mengawal para atlet dan official VIP.

Memakai baju Dishub serta helm, Anies menaiki Motor Gede (MOGE) berjenis BMW K 1600 GTL Exclusive dan berputar sebanyak dua kali di area Monas.

Namun saat ingin berhenti, Anies belum sempat menapakan kaki sehingga tidak seimbang dan menyebabkan motor terjatuh.

Pakar keselamatan berkendara Jusri Pulubuhu mengungkapkan penggunaan sepeda motor, terlebih motor berukuran besar rentan kecelakaan.

Ini karena berkendara dengan moge membutuhkan fisik serta pengetahuan yang mumpuni untuk menjaga keselamtan. "Motor itu tidak kenal stabilitas saat bergerak. Adanya kesimbangan. Motor yang satu dengan yang lain punya karakter berbeda dan pengendara yang berganti motor wajib untuk beradaptasi terlebih dulu," ucap Jusri saat dihubungi Rabu (8/8/2018).

Jusri menjelaskan, motor yang berbeda juga menimbulkan karakter yang berbeda dari pengendara.

Terutama moge dimana bobot dan tenaganya cukup besar sehingga memerlukan kebijaksanaan bagi pengendaranya untuk dapat menjajal dari satu jenis motor ke motor lain.

Salah satu yang diperhatikan adalah cara berhenti yang benar dalam berkendara moge.untuk mencegah motor terjatuh atau rebah.

Halaman
12
Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help