Home »

Depok

Tiang Pancang Baja Mulai Masuk ke Lahan Terminal Depok

Beberapa sheet pile kata dia bahkan sudah mulai dicoba dipasang di sekitar lahan di samping land clearing atau pembersihan lahan dilakukan.

Tiang Pancang Baja Mulai Masuk ke Lahan Terminal Depok
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Sheet pile atau tiang pancang baja yang datang ke Terminal Depok diangkat dan dipindahkan dengan crane untuk dipasang di sekitar lahan, Selasa (7/8/2018). 

PENGERJAAN proyek revitalisasi Terminal Terpadu Kota Depok atau Metro Stasiun Terminal (Metrostater) Depok di lahan terminal di Jalan Margonda, Depok, sampai Selasa (7/8/2018) masih berupa tahap awal.

Sejumlah alat berat tampak masih melakukan pembersihan lahan di beberapa titik.

Namun sejumlah sheet pile atau tiang pancang baja tampak sudah masuk dan ada di area lokasi lahan.

Sheet pile atau tiang pancang baja yang datang ke Terminal Depok diangkat dan dipindahkan dengan crane untuk dipasang di sekitar lahan, Selasa (7/8/2018).
Sheet pile atau tiang pancang baja yang datang ke Terminal Depok diangkat dan dipindahkan dengan crane untuk dipasang di sekitar lahan, Selasa (7/8/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Juru Bicara PT Andyka Investa, Muttaqin, membenarkan sudah masuknya beberapa sheet pile atau tiang pancang baja ke lokasi lahan terminal.

Beberapa sheet pile kata dia bahkan sudah mulai dicoba dipasang di sekitar lahan di samping land clearing atau pembersihan lahan dilakukan.

"Secara umum pengerjaan masih pembersihan lahan dengan alat berat. Namun semalam beberapa sheet pile sudah datang. Beberapa diantaranya coba dipasang dengan diangkat pakai crane," kata Muttaqin, kepada Warta Kota, Selasa (7/8/2018).

Meski begitu kata dia secara umum land clearing di lahan yang akan dibangun bangunan utama, kata dia belum rampung seluruhnya.

Apalagi bangunan bekas Kantor UPT Terminal Depok, sampai Selasa masih ada.

Sebab katanya pembongkaran bangunan masih dilakukan secara manual.

'Tujuannya agar material bangunan yang masih bisa digunakan dapat diselamatkan. Nantinya material bangunan yang masih bisa digunakan itu dipersilakan dipakai untuk warga yang membutuhkan," kata Muttaqin.

Rencananya kata dia, bangunan baru akan diratakan dengan alat berat, Rabu (8/8/2018) mendatang.

Halaman
1234
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help