Sempat Ditahan di Batam, Kapal Pesiar Skandal 1MDB Ini Diserahkan ke Malaysia

Kapal ini terkait dengan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad ( 1MDB) yang menyeret nama mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak.

Sempat Ditahan di Batam, Kapal Pesiar Skandal 1MDB Ini Diserahkan ke Malaysia
AFP/Sonny Tumbelaka/Kompas.com
KAPAL pesiar Equanimity berada di perairan Tanjung Benoa, Bali, pada 4 April 2018. 

KAPAL pesiar mewah Equanimity senilai 250 juta dollar AS atau Rp 3,5 triliun (kurs Rp 14.000) berbendera Kepulauan Cayman sebelumnya sempat berada di perairan Nongsa, Batam, Kepulauan Riau (Kepri) sekitar pukul 10.00 WIB, Senin (6/8/2018).

Kapal ini terkait dengan skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad ( 1MDB) yang menyeret nama mantan Perdana Menteri (PM) Malaysia Najib Razak.

Pantauan Kompas.com, pada pukul 19.30 WIB kapal tersebut sudah tidak terlihat lagi. Dua kapal patroli Baharkam Mabes Polri yang sebelumnya terlihat berjaga di lokasi sekitar kapal pesiar tersebut juga tidak terlihat lagi.

Baca: Indonesia Serahkan Kapal Pesiar Mewah, Mahathir Berterima Kasih kepada Jokowi

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol Erlangga mengatakan tidak mengetahui perkembangan kasus kapal pesiar tersebut. Menurut dia, penanganan kasus tersebut ditangani langsung oleh Mabes Polri.

"Serah terima kapal tersebut ditangani langsung Mabes Polri, kami Polda Kepri tidak mengetahui hal itu," kata Erlangga yang dikonfirmasi melalui sambungan selulernya, Senin (6/8/2018).

Erlangga menilai keberadaan kapal tersebut di perairan Nongsa, besar kemungkinan dikarenakan lokasi Nongsa berdekatan dengan perairan Malaysia. Sehingga sebelum diberangkatkan ke Malaysia, kapal tersebut dititipkan di perairan Nongsa.

Erlangga juga tidak mengetahui keberangkatan kapal pesiar tersebut yang tidak terlihat lagi di perairan Nongsa pada pukul 19.30 WIB.

"Bisa saja sudah diserahkan ke pihak Malaysia, kan kapal itu milik Malaysia," ujarnya.

Sebelumnya kapal pesiar mewah yang memiliki interior berlapis marmer dan hiasan berlapis emas ini ditangkap pada Februari 2018 atas permintaan pihak berwenang Amerika Serikat (AS).

Namun putusan pengadilan Indonesia pada April 2018 lalu menyatakan bahwa kapal pesiar itu disita secara tidak sah dan harus dilepas kepada pemiliknya.

Polisi Indonesia menangkap kembali kapal itu pada bulan Juli 2018 menyusul permintaan resmi untuk bantuan hukum dari AS. Polisi Indonesia kemudian mengatakan mereka akan menyerahkan kapal pesiar ke Malaysia tetapi tidak menyebutkan kapan. (Kontributor Batam, Hadi Maulana)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sempat Ditahan di Batam, Kapal Pesiar Skandal 1MDB Dilepas ke Malaysia"

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help