Rumah Sakit Aulia Jagakarsa Menerima Aturan Baru Terkait Penjaminan Tiga Layanan

RS Aulia bisa menerima peraturan tersebut dengan tujuan untuk peningkatan efektivitas penjaminan pelayanan kesehatan.

Rumah Sakit Aulia Jagakarsa Menerima Aturan Baru Terkait Penjaminan Tiga Layanan
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Rumah Sakit Aulia di Jagakarsa, Jakarta Selatan. 

SEBAGAI salah satu provider BPJS Kesehatan, Rumah Sakit Aulia di Jagakarsa, Jakarta Selatan telah berkiprah dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan (JKN-KIS).

Direktur Rumah Sakit Aulia di Jagakarsa, Jakarta Selayan, dr. Gatot Soeryo Koesoemo, PFK, MM mengatakan, terkait diterbitkannya Peraturan Direktur Jaminan Pelayanan Kesehatan (Perdirjampelkes) BPJS Kesehatan Nomor 2, 3 dan 5 Tahun 2018, RS Aulia bisa menerima peraturan tersebut dengan tujuan untuk peningkatan efektivitas penjaminan pelayanan kesehatan.

“Kami memahami, dengan terbitnya ketentuan terkait penjaminan pelayanan kesehatan untuk katarak, rehabilitasi medik, dan bayi baru lahir sehat tersebut dimaksudkan sebagai langkah untuk memastikan program JKN-KIS berjalan efektif dan efisien. Bagi pihak RS Aulia sendiri, kami bisa menerima peraturan tersebut,” ujar Gatot di kantornya, Selasa (7/8/2018).

Gatot menambahkan, ada baiknya peraturan ini dibahas dan dikomunikasikan bersama stakeholder terkait sebelum peraturan tersebut dikeluarkan.

“Sebagai mitra, RS Aulia dan BPJS Kesehatan harus selalu meningkatkan koordinasi satu sama lain. RS Aulia pada dasarnya selalu membuka diri untuk perubahan. Selanjutnya dalam hal adanya perubahan aturan, diharapkan dituangkan dalam bentuk addendum Perjanjian Kerjasama dan tidak hanya disampaikan secara pengumuman atau lisan saja.” tambah Gatot.

Gatot berharap, Program JKN-KIS terus didukung oleh semua pihak karena besarnya manfaat yang diperoleh masyarakat Indonesia dari program tersebut.

“Program JKN-KIS ini luar biasa, karena menanggung lebih dari dua ratus juta jiwa penduduk Indonesia dalam hal penjaminan kesehatannya. Jadi program ini harus tetap ada dan keberlangsungannya harus terus dijaga. Tentunya pihak BPJS Kesehatan selaku pengelola program harus selalu mengintensifkan komunikasi dengan berbagai pihak agar terciptanya dukungan yang maksimal terhadap keberlangsungan program JKN-KIS ini," lanjut Gatot.

RS Aulia telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan sejak tahun 2014.

Menurut Gatot, RS Aulia didirikan atas dasar keinginan untuk ikut membantu menjaga kesehatan masyarakat.

“Alhamdulillah ada lembaga yang mengelola jaminan kesehatan untuk seluruh rakyat Indonesia yang ditugaskan oleh Undang-Undang bernama BPJS Kesehatan, jadi kami bermitra untuk bersama-sama menyehatkan rakyat Indonesia,” ujar Gatot.

Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved