Kinerja Petugas Kebersihan Kota Bekasi Meningkat karena Kenaikan Gaji

Selain kenaikan gaji, mereka juga mendapatkan asuransi keselamatan kerja dan asuransi kesehatan.

Kinerja Petugas Kebersihan Kota Bekasi Meningkat karena Kenaikan Gaji
Warta Kota/Muhammad Azzam
Burhan, seorang petugas penyapu jalan di Kota Bekasi saat ditemui di lampu merah kolong flyover Summarecon, Selasa (7/8/2018). 

PADA awal tahun 2018, Pemerintah Kota Bekasi, menerbitkan Surat Keputusan (SK) untuk menaikan gaji kepada 1.600 petugas penyapu jalan (pesapon) atau petugas kebersihan Kota Bekasi.

Kenaikan gaji yang awalnya 2,5 juta menjadi 3,1 juta tiap bulannya membuat kinerja mereka menjadi lebih meningkat.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi, Jumhana Luthfi kepada Warta Kota pada Selasa (7/8/2018).

Jumhana mengatakan, selain kenaikan gaji, mereka juga mendapatkan asuransi keselamatan kerja dan asuransi kesehatan dengan didaftarkan pada BPJS Ketenagakerjaan dan untuk jaminan kesehatan dapat menggunakan Kartu Sehat.

"SK yang dikeluarkan pak Walikota Rahmat Effendi saat itu sangat diapresiasi petugas kami. Saya melihat benar efeknya kinerja pesapon meningkat cukup bagus. Tentunya juga jadi penilaian baik dimata masyarakat," ujarnya.

Burhan (29) petugas penyapu jalan, mengakui kenaikan gaji dapat meningkatkan semangat dan motivasi dalam bekerja.

Dirinya mendapatkan gaji sebesar Rp 3,3 juta sejak bulan Juni lalu.

"Iya mas gajinya naik, ya sekitar Juni atau abis lebaran deh, saya dapat Rp 3,3 juta, dapat BPJS sama Kartu Sehat juga. Benar-benar lumayanan untuk kebutuhan," ujarnya.

Burhan biasa memulai kerjanya menyapu jalan pukul 04.00 subuh hingga 12.00 siang, dan lanjut kembali pukul 13.00 hingga pukul 18.00.

"Saya nyapu mulai dari lampu merah kolong flyover Summarecon sampai ke lampu merah BCP," katanya.

Dirinya juga menilai peningkatan kinerja dan membuat Kota Bekasi jauh lebih bersih dikarenakan petugas penyapu jalan sudah tidak lagi mencari sampingan.

"Bukan semangat atau engganya ya, dari dulu kita semangat kerjanya. Tapi ya memang kalau pas gajinya kecil, kebanyakan kita suka cari sampingan, kayak jadi ojek atau dagang. Kalau sekarang sudah tidak perlu jadi bisa fokus kerja, toh gajinya sudah bisa mencukupi kebutuhan," ujarnya.

Sementara Usep (40) seorang petugas penyapu jalan (pesapon) yang sudah bekerja menjadi pesapon di Kota Bekasi selama 7 tahun merasa senang dan bahagia atas peningkatan kesejahteraan pada tahun ini.

"Tahun lalu 2.5 juta, tahun ini jadi 3 juta lebih. saya senang sekali. Jadi semangat, kalau bisa tahun depan naik lagi," katanya.

Petugas kebersihan dan penyapu jalan di Kota Bekasi saat ditemui di lampu merah kolong flyover Summarecon, Selasa (7/8/2018).
Petugas kebersihan dan penyapu jalan di Kota Bekasi saat ditemui di lampu merah kolong flyover Summarecon, Selasa (7/8/2018). (Warta Kota/Muhammad Azzam)
Penulis: Muhammad Azzam
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help