Jamban Berdiri di Saluran Sekunder Kali Bekasi Kota Bekasi

Masih banyak jamban atau tempat buang air yang berdiri di saluran sekunder (SS) Kali Bekasi di Kota Bekasi.

Jamban Berdiri di Saluran Sekunder Kali Bekasi Kota Bekasi
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Dua jamban berdiri di saluran sekunder Kali Bekasi, Teluk Buyung, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi beberapa waktu lalu. Selain dipenuhi jamban, kondisi saluran sekunder juga cukup memprihatinkan karena banyaknya sampah dan sedimentasi lumpur, Selasa (7/8/2018). 

WARTA KOTA, BEKASI---Meski telah menyandang sebagai daerah metropolitan, masih banyak jamban atau tempat buang air yang berdiri di saluran sekunder (SS) Kali Bekasi di Kota Bekasi.

Ironinya, air yang tercemar urin dan feses manusia itu dijadikan bahan baku air yang disalurkan Perum Jasa Tirta II ke Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) di wilayah setempat.

Salah seorang warga Teluk Buyung, Bekasi Utara, Kota Bekasi, bernama Asih (43), mengaku terpaksa menggunakan jamban yang berdiri di atas saluran sekunder setempat karena ketiadaan toilet di rumahnya.

Baca: TNI AD di Depok Bangun Jamban Warga Miskin

Dia berdalih, jamban ini juga digunakan oleh warga sekitar untuk membuang feses dan urine.

"Nggak hanya keluarga saya saja, tapi warga lain juga ada yang memakai jamban ini," kata Asih, Selasa (7/8/2018).

Menurut Asih, skema penggunaan jamban cukup sederhana.

Mereka akan bergantian memakai jamban, bila warga lain sudah menggunakan fasilitas tersebut.

Namun bila ada yang tidak tertahankan untuk membuang air, maka warga akan memprioritaskannya.

Baca: Warga Duri Utara Tinggalkan Kebiasaan Pakai Jamban untuk Beralih Gunakan Septic Tank

Warga lainnya, Putra (28) mengatakan, sebetulnya menjadi pemandangan yang tidak pantas bila kotoran manusia dibuang ke kali.

Apalagi air yang ada di kali merupakan pasokan bahan baku air bersih dari PDAM ke masyarakat.

Halaman
12
Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help