Warga Usul Bayar Pajak Cukup Setengah karena Ganjil Genap

Sejumlah kalangan warga merasa, kebijakan ganjil genap itu sangat tidak adil dan merugikan warga.

Warga Usul Bayar Pajak Cukup Setengah karena Ganjil Genap
Warta Kota/Alex Suban
Sejumlah kalangan warga merasa, kebijakan ganjil genap itu sangat tidak adil dan merugikan warga. 

PEMBERLAKUAN aturan ganjil genap di sejumlah ruas jalan di Jakarta Selatan berdampak kepada macetnya beberapa titik jalan.

Sejumlah kalangan warga merasa, kebijakan ganjil genap itu sangat tidak adil dan merugikan warga.

"Kalau seperti itu, warga sebaiknya hanya bayar pajak kendaraan setengah saja karena meski bayar pajak kendaraan setahun, mereka hanya bisa menggunakan kendaraan itu di tanggal ganjil atau genap," kata seorang warga, Hasan, Senin (6/8/2018).

Sementara itu, kemacetan disebabkan karena pemilik kendaraan dengan plat nomor genap mencari alternatif jalan lain.

Sejumlah kalangan warga merasa, kebijakan ganjil genap itu sangat tidak adil dan merugikan warga.
Sejumlah kalangan warga merasa, kebijakan ganjil genap itu sangat tidak adil dan merugikan warga. (Warta Kota/Alex Suban)

Di kawasan Manggarai, pada Jumat pagi kemacetan yang terjadi begitu luar biasa, begitu diungkapkan pengendara bernama Iqbal (37).

Menurutnya, banyak pekerja menuju arah Jakarta Selatan dan Jakarta Pusat ingin menghindari Jalan Jenderal Gatot Subroto dan Jalan HR Rasuna Said dengan cara mencari jalan alternatif.

"Mau lewat jalan manapun macet. Saya sampai hampir frustasi, beberapa jam hanya habis di jalan," kata Iqbal kepada Warta Kota di Jakarta, Senin (6/8/2018).

Iqbal mengakui, saat ini ia belum berpikir untuk berpindah dari menggunakan kendaraan pribadi ke angkutan massal.

Ia beralasan, menggunakan angkutan massal seperti TransJakarta di pagi hari, pada jam berangkat kerja, "terlalu menyiksa".

"Kalau pagi ya begitu, sesak-sesakan.

Halaman
123
Penulis: Feryanto Hadi
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved