Bisnis

Potensi wakaf di Indonesia Capai Rp180 Triliun

Dana disalurkan oleh nazhir ke berbagai sektor sosial yang membutuhkan mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan.

Potensi wakaf di Indonesia Capai Rp180 Triliun
Warta Kota/Lilis Setyaningsih
(Kiri-kanan) Chief Agency Officer Syariah Sun Life Norman Nugraha, Presiden Direktur Sun Life Wlin Waty, Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi Imam Rulyawan, Ketua Dewan Pengawas Syariah Prof Fathurrahman, saat konferensi pers Kerja Sama Strategis Penyaluran Dana Wakaf Asuranai Brilliance Hasanah Maxima di Penang Bistro Kebon Sirih, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (6/8/2018). 

Dalam mengelola penyaluran dana wakaf yang diterima, Sun Life bekerjasama dengan lembaga pengelola aset wakaf terpercaya yaitu Badan Wakaf Indonesia, Dompet Dhuafa, Rumah Wakaf, dan 174 lembaga yang terdaftar di Badan Wakaf Indonesia (BWI).

Sebagai salah satu mitra pengelola wakaf terpercaya, Dompet Dhuafa menyambut baik amanah serta kerjasama yang terjalin dengan Sun Life.

“Dalam mengoptimalkan potensi serta menyalurkan dana wakaf untuk kesejahteraan umat, dibutuhkan dukungan dari berbagai pihak termasuk lembaga pengelola keuangan berbasis syariah," kata Yuniarko.

 Dana yang terhimpun, kemudian disalurkan oleh nazhir ke berbagai sektor sosial yang membutuhkan, mulai dari pendidikan, ekonomi, hingga kesehatan.

Di bidang kesehatan, saat ini Dompet Dhuafa memiliki jaringan rumah sakit berbasis wakaf di berbagai daerah di Indonesia, salah satunya Rumah Sakit Dhuafa AK Medika Sribhawono di Lampung Timur.

Baca: Targetkan Dana Wakaf Rp 50 Miliar, BNI Syariah Luncurkan Wakaf Hasanah

Gagasan Sun Life dalam memberikan fitur wakaf bagi pemegang polis syariah juga memperoleh dukungan DSN-MUI.

Melalui manfaat yang berlaku untuk semua produk asuransi syariah ini, peserta asuransi kini dapat mewakafkan manfaat asuransinya hingga 45 persen dari santunan asuransi dan 30 persen dari manfaat investasi dari polisnya.

Adanya batasan maksimal tersebut sesuai dengan fatwa DSN-MUI. Berdasarkan fatwa tersebut, manfaat investasi harus tetap dapat dinikmati oleh ahli waris. 

Penulis: Lilis Setyaningsih
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved