GIIAS 2018

Honda Super Cub C125 Jadi Bebek Termahal di Indonesia, Ini Alasannya

Di balik banderol Rp 55 juta yang disematkan AHM, ada kelebihan yang ditawarkan oleh motor "Si Pitung" alias "pitung puluhan" ini.

Honda Super Cub C125 Jadi Bebek Termahal di Indonesia, Ini Alasannya
Kompas.com/Stanly Ravel
HONDA Super Cub 125 di GIIAS 2018. 

PT Astra Honda Motor (AHM) membawa obat rindu bagi pecinta Super Cub dengan meluncurkan reinkarnasi C125 di ajang Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018.

Tidak tanggung-tanggung, bebek premium Honda Super Cub C125 ini pun langsung menyandang gelar sebagai bebek termahal di Indonesia.

Namun, di balik banderol Rp 55 juta yang disematkan AHM, ada kelebihan yang ditawarkan oleh motor yang tenar dengan sapaan "Si Pitung" alias "pitung puluhan" (1970-an) pada eranya ini.

Baca: Baru Diluncurkan, Inden Honda Super Cub dan Forza 250 Nyaris Sentuh 100 Unit

HONDA Super Cub 125 di GIIAS 2018.
HONDA Super Cub 125 di GIIAS 2018. (Kompas.com/Setyo Adi)

Hal pertama yang paling mendasar sudah pasti dari nilai nostalgia. Sejak Honda menghidupkan kembali bebek Seri C di Jepang dalam jumlah terbatas, sudah banyak konsumen di Indonesia yang menanti kehadirannya. Terutama mereka-mereka yang fanatik dengan Si Pitung.

Tapi perlu diketahui, meski memiliki DNA desain yang kuat dengan pandahulunya, tapi bicara teknologi dan fitur yang disematkan saat ini sudah sangat modern. Hal ini yang menjadi salah satu pertimbangan harga Super Cub melambung hingga tembus di atas Rp 50 juta dan masuk jajaran line-up premium Honda.

Dari sektor mesin, C125 sudah dijejali dengan teknologi SOHC berkubikasi 124,89 cc. Mesin tersebut diklaim mampu menghasilkan tenaga 9,7 Ps di putaran 7.500 rpm serta torsi 9,79 Nm pada 5.000 rpm, otomatis lebih bertenaga dari generasi perdananya.

HONDA Super Cub 125 di GIIAS 2018.
HONDA Super Cub 125 di GIIAS 2018. (Kompas.com/Stanly Ravel)

Tingginya harga Super Cub juga coba diseimbangi dengan ragam fitur yang jadi perangkat standarnya. Walau kemasan retro, sistem pencahayaan sudah full LED, baik pada lampu depan, belakang, sampai sein.

Panel instrumen dibentuk klasik yang mengkombinasikan tampilan digital dan analog sebagai pusat informasi kondisi kendaraan.

HONDA Super Cub 125 di GIIAS 2018.
HONDA Super Cub 125 di GIIAS 2018. (Kompas.com/Stanly Ravel)

Berbeda dengan model lawas, menyandang status bebek premium, C125 juga mengadopsi sistem keyless. Tak perlu lagi repot memasukan anak kunci, cukup kantongi remote di kantong lalu putar knob di posisi on dan tekan tombol starter.

Keberadaan keyless, juga lebih menjamin sistem keamanan Si Pitung dari tangan-tangan jail. Bila pemilik lupa posisi parkirnya, pada remote juga sudah disedikan answer back system yang memudahkan pencarian motor.

HONDA Super Cub C125 meluncur di GIIAS 2018.
HONDA Super Cub C125 meluncur di GIIAS 2018. (Kompas.com/Stanly Ravel)

Terakhir, faktor yang mempengaruhi tingginya banderol Super Cub C125 yakni produk ini dikirim langsung dari Thailand sehingga ada biaya pengirimannya yang menjadikan harga lebih besar dibanding produksi dalam negeri.

Bagi yang tertarik, konsumen bisa memesan langsung bebek premium ini di jaringan Big Wing Honda. Tersedia tiga pilihan warna yang ditawarkan, yakni pearl shining black, pearl niltava blue, dan pearl nebula red. (Stanly Ravel)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Cerita di Balik Mahalnya Harga Honda Super Cub C125 "

Editor: Fred Mahatma TIS
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help