Musim Kemarau di Tangerang dan Tangsel Diprediksi Berakhir pada Oktober Atau November

Sutiyono juga menjelaskan, ada beberapa fenomena yang menjadi faktor musim kemarau di Indonesia saat ini.

Musim Kemarau di Tangerang dan Tangsel Diprediksi Berakhir pada Oktober Atau November
Kompas.com
Ilustrasi 

BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II Ciputat, Tangerang Selatan, memprediksi musim kemarau di wilayah Tangerang dan Tangsel akan berakhir pada Oktober - November mendatang.

"Akhir musim kemarau diperkirakan antara Oktober dasarian II - Nop dasarian II 2018," ungkap Kepala Bidang Data dan Informasi BMKG Wilayah II Ciputat Sutiyono, saat dikonfirmasi Warta Kota, Sabtu (4/8/2018).

Sutiyono juga menjelaskan, ada beberapa fenomena yang menjadi faktor musim kemarau di Indonesia saat ini.

Baca: Fahri Hamzah Sebut Pemecatan Dirinya oleh PKS Peradilan yang Nyaris Tanpa Kertas

"Antara lain El Nino dan La Nina, Dipole Mode, Sirkulasi Monsum Asia-Australia, daerah pertemuan angin antar tropis (ITCZ), dan suhu permukaan laut di wilayah Indonesia," papar Sutiyono.

Sutiyono menambahkan walaupun sedang memasuki musim kemarau, masih terdapat kemungkinan turun hujan.

"Meskipun pada musim kemarau, bukan berarti tidak ada hujan. Bisa saja terjadi hujan, namun hujannya kurang dari 50 mm/ dasarian," jelas Sutiyono.

Dikutip dari laman BMKG, cuaca Tangerang dan sekitarnya hari ini cerah berawan pada malam hari, dengan suhu mencapai 26 derajat celcius. Sedangkan dini hari nanti suhu diperkirakan mencapai 23 derajat celcius. (*)

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help