Ini Alasan Pentingnya Cek Kondisi Kaki-kaki Mobil

Kondisi kaki-kaki kendaraan paling sering luput dari perhatian pengemudi, jika dibiarkan dalam jangka waktu lama akibatnya bisa sangat fatal.

Ini Alasan Pentingnya Cek Kondisi Kaki-kaki Mobil
warta kota/ign agung nugroho

KONDISI kaki-kaki kendaraan paling sering luput dari perhatian pengemudi, padahal jika dibiarkan dalam jangka waktu yang lama akibatnya bisa sangat fatal.

"Mengabaikan kondisi kaki-kaki mobil dapat menyebabkan ban cepat aus dan memperbesar kemungkinan pecah ban saat berkendara pada kecepatan tinggi dalam waktu lama sehingga memperbesar risiko kecelakaan," kata
Prayitno Himawan, Founder PT. Himawan Putra (penyedia peralatan otomotif merek Hunter) ditemui di event GIIAS 2018 di ICE BSD, Tangerang, Banten, Jumat (3/8/2018).

Prayitno menjelaskan, mengutip data Korps Lalu Lintas Kepolisian RI (Korlantas Polri) tahun 2017, kondisi tidak prima kendaraan terutama pada ban menjadi satu diantara 10 faktor terbesar penyebab jalan raya di Indonesia.

Selain itu, dari data Jasa Marga yang menunjukkan dari 5.000 kejadian kecelakaan di jalan tol selama periode dua tahun ternyata 23 persen disebabkan oleh pecah ban.

"Memperhatikan kondisi kaki-kaki kendaraan ini paling krusial menjelang melakukan perjalanan, karena selain jarak tempuh yang jauh, umumnya kendaraan dijejali muatan yang maksimal dan ada dorongan untuk segera sampai ke tujuan. Akibatnya rentan terjadi kecelakaan," katanya.

Sementara, terkait peralatan otomotif Hunter yang mereka pasarkan, menurut Prayitno Hunter memiliki teknologi Hunter Quick Check yang dapat melakukan pengecekan kaki-kaki kendaraan (spooring) hanya dalam waktu semenit.

"Dengan teknologi ini pengguna kendaraan dapat mengetahui kondisi kaki-kaki mobil secara praktis sehingga dapat memutuskan apakah akan melakukan spooring balancing atau tidak," jelasnya.

Dia menambahkan, pemakaian harian di kota kerap tidak disadari memberikan kemungkinan berubahnya sudut kaki-kaki mobil.

Misalnya, ketika berkendara di jalanan kota dan harus melewati jalan berlubang, melewati polisi tidur, menyerempet trotoar dan menggilas medan jalan pada saat berbelok.

Penulis: Ign Agung Nugroho
Editor: Hertanto Soebijoto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help