BMKG Sebut Suhu Udara Musim Kemarau Kali Ini Tidak Terlalu Signifikan Dibandingkan Sebelumnya

Sutiyono juga menjelaskan, saat ini terdapat perbedaan suhu udara yang cukup mencolok di Tangsel pada malam dan siang hari.

BMKG Sebut Suhu Udara Musim Kemarau Kali Ini Tidak Terlalu Signifikan Dibandingkan Sebelumnya
Kompas.com
Ilustrasi. 

SUHU udara saat musim kemarau di wilayah Tangerang Selatan kali ini dianggap tidak terlalu signifikan dibandingkan dengan musim kemarau sebelumnya.

Hal itu disampaikan oleh Sutiyono selaku Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah II, Ciputat, Tangerang Selatan.

"Karakteristik suhu udara di periode musim kemarau kali ini El-Nino tidak terlalu signifikan,

"Suhu udara relatif lebih rendah bila dibandingkan suhu udara di periode musim hujan," ungkap Sutiyono, Sabtu (4/8/2018).

Sutiyono juga menjelaskan, saat ini terdapat perbedaan suhu udara yang cukup mencolok di Tangsel pada malam dan siang hari.

“Suhu udara Tangsel pada sore menjelang malam hari hingga pagi hari relatif dingin, sedangkan pada siang hari terasa panas tapi masih pada batas normal karena sedikitnya pembentukan awan-awan hujan,”

Kabid Data dan Informasi BMKG Wilayah II Ciputat itu juga menerangkan, fenomena tersebut disebabkan adanya angin pasat tenggara atau timur yang bertiup dari benua Australia.

"Pada saat terjadi musim kemarau di wilayah Indonesia termasuk Tangsel, di wilayah Benua Australia sedang terjadi musim dingin terutama dengan puncak musim dingan terjadi di antara bulan Juli, Agustus, September," jelasnya.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help