Kompetisi Mural

Ada Spirit dalam Setiap Mural di 73 Tiang Jalan Layang Tol Wiyoto Wiyono

“Mural tidak ujug-ujug datang membawa kuas, coret-coret. Tapi ada spirit, spirit lahir dari renungan seniman untuk menghayati tema yang kami berikan."

Ada Spirit dalam  Setiap Mural  di 73 Tiang Jalan Layang Tol Wiyoto Wiyono
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
CMNP Mural Competition 2018 

WARTA KOTA, TANJUNG PRIOK---  Sebanyak 73 tiang jalan layang Tol Wiyoto Wiyono sepanjang 2,5 kilometer dari  Rawamangun-Pulomas-Sunter akan dibuatkan mural.

Lukisan dinding itu dlam rangka kompetisi yang bertajuk CMNP Mural Competition 2018 pada 4-7 Agustus 2018.

Kompetisi itu  digagas Cikini Art Stage (CAS) atas  dukungan PT Citra Marga Nusaphala Persada Tbk (CMNP).

Perlombaan itu  diikuti 73 kelompok,  masing-masing kelompok beranggotakan  3-4 seniman mural dari seluruh Indonesia.

Founder CAS Aidil Usman mengatakan, pembuatan mural tidak hanya sekadar coretan semata.

Baca: Rampung, 1.644 Ton Sampah Diangkut dari Kolong Tol Wiyoto Wiyono

Justru, menurut Aidil, selalu ada makna dibalik coretan karya para seniman tersebut.

“Mural tidak ujug-ujug datang membawa kuas, coret-coret. Tapi ada spirit, spirit lahir dari renungan seniman untuk menghayati tema yang kami berikan," ucap Aidil, Sabtu (4/8/2018).

"Makanya kita kasih spare waktu 4 hari, supaya mereka intens, total, dan rileks,” ucapnya lagi.

Kompetisi yang mengangkat tema 'Culture and Diversity Energy of Asia' itu akan dinilai para dewan juri yang terdiri atas Hanafi (perupa), Bambang Asrini Widjanarko (kurator seni rupa) dan Seno Joko Suyono (wartawan senior seni budaya).

“Jadi mereka akan kami apresiasi dan beri hadiah. Ada uang apresiasi Rp 100 juta yang akan dibagi sesuai dengan tingkat kemenangan mereka dari juara 1, 2, 3, dan juara harapan,” ucapnya.

Baca: Ada Musala Bergaya Tiongkok di Kolong Tol Wiyoto Wiyono

Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Direktur Jenderal Bina Marga Sugiyartanto memberikan apresiasi terhadap aksi para seniman yang membuat mural di 73 tiang jalan layang tol.

Sugiyartanto berpesan, agar mural karya para seniman dan pesan  yang ingin disampaikan dapat diterima  baik oleh masyarakat.

“Kita menghargai para pekerja seni, sekaligus topik yang ingin disampaikan dalam mural ini tidak boleh ada unsur sara. Sehingga semua golongan bisa menikmati,” ucap Sugiyartanto.

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Intan Ungaling Dian
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved