Warga Surabaya Terancam, 80% Ikan Di Sungai Brantas Mengandung Popok Bekas

Sebanyak setengah ton sampah popok dibuang di Sungai Brantas, sungai terpanjang di Provinsi Jawa Timur.

Warga Surabaya Terancam, 80% Ikan Di Sungai Brantas Mengandung Popok Bekas
KBR/Zainul Arifin
Relawan dari ECOTON dan Brigade Popok membersihkan aliran Sungai Brantas dari sampah popok. 

HASIL studi terbaru menemukan kenyataan bahwa ikan-ikan di Indonesia memakan popok bekas.

Kebiasaan tidak lazim itu dapat membahayakan manusia yang mengkonsumsi ikan.

 Sebanyak setengah ton sampah popok dibuang di Sungai Brantas, sungai terpanjang di Provinsi Jawa Timur.

 Berdasarkan hasil penelitian kelompok pemerhati lingkungan Ecological Observation and Wetlands Conservation (Ecoton), 80% ikan yang diteliti di Sungai Brantas mengandung serat plastik dari popok sekali pakai.

Fakta tidak mengenakan tersebut ditemukan setelah Ecoton melakukan penelitian terhadap 21 spesies ikan di pintu air Sungai Brantas.

Serat plastik dari popok sekali pakai pun ditemukan dari dalam tubuh ikan-ikan itu, bahkan beberapa jenis ikannya adalah yang biasa dikonsumsi warga seperti rengkik, nila, keting, bader putih, dan jendil.

Salah satu penelitinya Andreas Agus mengatakan warga Surabaya, sebagai kota yang paling dekat dengan sungai biasa mengkonsumsi ikan rengkik dan keting.

Menurut para ilmuan, popok akan menjadi potongan-potongan kecil jika berada di bawah sinar matahari.

Hal itu membuat ikan-ikan mudah untuk menelannya.

Eksekutif Ecoton Prigi Arisandi berkata menjelaskan ketika popok sekali pakai direndam dalam air dan terkena sinar matahari, mereka akan terurai menjadi potongan-potongan yang lebih kecil.

 “Ikan menelan potongan popok yang dapat berpindah dari perut ikan ke dagingnya. Ketika manusia memakan ikannya, plastic popok akan berpindah ke tubuh mereka,” ungkap Prigi.

Bahkan yang tidak memakan ikan dari sungai brantas juga tetap memiliki resiko, para ahli mengingatkan sampah popok dapat mengkontaminasi air, mengancam kesehatan 3 juta orang di Surabaya.

Empat sungai di Indonesia termasuk Brantus masuk dalam 20 sungai paling tercemar di dunia, dengan 200.000 ton sampah plastik yang dibuang ke lautan setiap tahunnya.

 Ecoton mendesak pemerintah setempat untuk melirik permasalahan limbah di sungai, khususnya limbah popok sekali pakai.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Dian Anditya Mutiara
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved