Puluhan Pedagang di Dalam Terminal Depok Disatroni Satpol PP

Metrostater atau Terminal Terpadu Kota Depok kata Muttaqin nantinya mengintegrasikan terminal dengan Stasiun KA.

Puluhan Pedagang di Dalam Terminal Depok Disatroni Satpol PP
Warta Kota/Budi Sam Law Malau
Satpol PP Depok sebarkan surat pemberitahuan akan adanya pembangunan di lahan terminal ke para pedagang yang masih bertahan di terminal depok, Jumat (3/8/2018). 

MESKI akses utama untuk keluar masuk kendaraan di Terminal Kota Depok di Jalan Margonda sudah resmi ditutup Selasa (31/7/2018) lalu, puluhan pedagang masih saja berada di dalam kawasan Terminal Depok dengan lapak dan kiosnya.

Mereka tetap bertahan di sana karena sampai Jumat (3/8/2018) masih ada calon pembeli yang berseliweran di.dalam kawasan terminal.

Padahal kawasan terminal mesti steril dari aktifitas apapun karena pekan depan pengerjaan pembangunan revitalisasi terminal atau Metrostater Depok, sudah akan dilakuka di sana.

Satpol PP Depok sebarkan surat pemberitahuan akan adanya pembangunan di lahan terminal ke para pedagang yang masih bertahan di terminal depok, Jumat (3/8/2018).
Satpol PP Depok sebarkan surat pemberitahuan akan adanya pembangunan di lahan terminal ke para pedagang yang masih bertahan di terminal depok, Jumat (3/8/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Karena hal itu puluhan petugas Satpol PP Depok tampak menyebar di kawasan terminal dan mendatangi kios serta lapak para pedagang yang masih bertahan di sana, Jumat (3/8/2018).

"Kami melakukan pendekatan secara humanis ke pedagang, dengan menyebarkan surat pemberitahuan akan adanya pembangunan di area terminal," kata Yayan, kepada Warta Kota, Jumat (3/8/2018) sore.

Karenanya kata dia dalam surat pemberitahuan itu pihaknya meminta pedagang tidak lagi berjualan di sana dan membongkar sendiri.lapak serta bangunan mereka.

Satpol PP Depok sebarkan surat pemberitahuan akan adanya pembangunan di lahan terminal ke para pedagang yang masih bertahan di terminal depok, Jumat (3/8/2018).
Satpol PP Depok sebarkan surat pemberitahuan akan adanya pembangunan di lahan terminal ke para pedagang yang masih bertahan di terminal depok, Jumat (3/8/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

"Karena akan berbahaya bagi siapapun yang masih ada di area di sana, saat pengerjaan mulai dilakukan," kata Yayan.

Dengan pendekatan ini kata Yayan diharapkan para pedagang mau membongkar sendiri lapak dan bangunan mereka, atau meninggalkan lokasi area terminal, dalam satu sampai dua hari ke depan.

"Kami harap para pedagang sudah bersiap untuk pindah dari sana dan dalam satu.atau dua hari ke depan, sudah tak berjualan lagi di sana," katanya.

Satpol PP Depok sebarkan surat pemberitahuan akan adanya pembangunan di lahan terminal ke para pedagang yang masih bertahan di terminal depok, Jumat (3/8/2018).
Satpol PP Depok sebarkan surat pemberitahuan akan adanya pembangunan di lahan terminal ke para pedagang yang masih bertahan di terminal depok, Jumat (3/8/2018). (Warta Kota/Budi Sam Law Malau)

Sementara itu Juru Bicara PT Andyka Investa, Muttaqin, selaku pengembang dan investor pembangunan Terminal Terpadu Kota Depok atau Metropolitan Stasiun Terminal (Metrostater) Depok, berencana pada Senin (6/8/2018) pekan depan akan memasukkan sejumlah alat berat ke lahan Terminal Depok yang akan dibangun.

Halaman
12
Penulis: Budi Sam Law Malau
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved