Jalur Disabilitas JPO Ampera Kerap Diserobot Pemotor

Kondisi Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, memprihatinkan.

Jalur Disabilitas JPO Ampera Kerap Diserobot Pemotor
WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN
JPO di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara. 

KONDISI Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara, memprihatinkan.

Tidak hanya itu, jalur disabilitas JPO yang dikenal dengan nama Jembatan Ampera tersebut juga sering disalahgunakan pemotor.

Pantauan di lokasi, pengendara motor memanfaatkan jalur disabilitas yang berada di tengah-tengah anak tangga, untuk menyeberang dari arah Kantor Pertamina menuju arah Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara, begitu pun sebaliknya.

Baca: Krisdayanti Ingin Bikin Kota Batu Lebih Maju dan Berkembang

Fikri, seorang pengendara motor, memanfaatkan JPO untuk menyeberang dari arah Kantor Suku Dinas Perhubungan Jakarta Utara menuju arah Kantor Pertamina. Ia beralasan, putaran balik di Plumpang jaraknya cukup jauh.

“Kejauhan ya kalau lewat sana (Plumpang), bensinnya tinggal sedikit soalnya. Jadinya mending lewat sini (JPO), kan lebih dekat juga jaraknya,” kata Fikri, Jumat (3/8/2018).

Ia menambahkan, untuk menuju putaran balik di Plumpang ,selain jarak yang lebih jauh, kondisi lalu lintas menuju ke sana sering dilanda kemacetan parah.

JPO di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara.
JPO di Jalan Yos Sudarso, Koja, Jakarta Utara. (WARTA KOTA/JUNIANTO HAMONANGAN)

Cornelis (67), warga lainnya mengatakan, banyak pengendara motor memanfaatkan JPO tersebut. Menyikapi kondisi itu, Cornelis terkadang sengaja berjalan di tengah tangga untuk menghalangi jalannya motor.

“Saya paling sebel, motor naik ke jembatan ini. Kadang saya sampai sengaja jalan di tengah. Terus diklaksonin sama mereka, tapi saya cuek aja. Kan dia yang salah, siapa suruh naik motor di sini (jembatan),” bebernya.

Cornelis pun meminta Pemerintah Kota Jakarta Utara peduli dengan fasilitas umum yang bersinggungan langsung dengan masyarakat. Menurutnya, jembatan sangat penting untuk pejalan kaki yang ingin menyeberang.

“Tolong lah dibenerin, JPO itu kan sangat penting loh bagi kita-kita gini. Bahaya kalau enggak ada jembatan. Di bawah kan jalan besar, kendaraan pada ngebut-ngebut jalannya,” paparnya. (*)

Penulis: Junianto Hamonangan
Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help