Belum Dibebaskan, Pelebaran Jalan Kalimalang dari Tambun Selatan ke Kecamatan Cibitung Bisa Batal

Rencana pelebaran Jalan Raya Kalimalang dari Tambun Selatan hingga Kecamatan Cibitung diproyeksi batal.

Belum Dibebaskan, Pelebaran Jalan Kalimalang dari Tambun Selatan ke Kecamatan Cibitung Bisa Batal
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Petugas menertibkan bangunan liar yang berdiri di sepanjang Jalan Raya Kalimalang, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi beberapa waktu lalu. Bangunan liar banyak yang berdiri karena proses pelebaran jalan sempat tertunda. 

WARTA KOTA, BEKASI---Rencana pelebaran ruas Jalan Raya Kalimalang dari Tambun Selatan yang berbatasan dengan Kota Bekasi hingga Kecamatan Cibitung yang dilakukan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Bekasi diproyeksi batal.

Pemicunya, karena pihak Dinas Perumahan Kawasan Permukiman dan Pertanahan (DPKPP) Kabupaten Bekasi belum membebaskan lahan warga setempat.

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Jamaludin, mengatakan, pelebaran jalan Kalimalang merupakan salah satu upaya pemerintah dalam memecahkan masalah kemacetan yang terjadi di jalur penghubung antara Kota Bekasi hingga Kabupaten Karawang.

Baca: Mayat Tanpa Identitas yang Tersangkut di Aliran Kalimalang Punya Tato di Lengan Kiri

"Jalan ini merupakan jalur arteri apabila Tol Jakarta -Cikampek macet parah," kata Jamaludin, Kamis (2/8/2018).

Untuk itu, Jamaludin mendesak DPKPP untuk segera merampungkan pembebasan lahan di Jalan Kalimalang tersebut. Sebab, jalur tersebut sangat dibutuhkan warga, apalagi yang melakukan perbaikan langsung dari pemerintah pusat. (faf)

Sekretaris Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Iman Nugraha, menyayangkan hal tersebut.

Sebab Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat telah mengalokasikan anggaran pelebaran jalan sekitar Rp 35 miliar di ruas setempat.

Pelebaran jalan itu, kata dia, melibatkan pemerintah pusat karena klasifikasi jalannya berstatus nasional.

"Pemerintah Kabupaten Bekasi yang membebaskan lahan sedangkan yang melebarkan jalan adalah pemerintah pusat. Lantaran belum dibebaskan, maka pekerja tidak bisa melebarkan jalannya," kata Iman di Plaza Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Baca: Arus Balik Masih Terlihat di Jalan Kalimalang, Dominan dari Daerah Cirebon

Iman mengaku pesimistis pelebaran jalan tersebut bisa dilakukan hingga akhir tahun. Padahal surat perintah kerja (SPK) dari Kementerian PUPR sudah terbit sejak bulan lalu untuk membangun Jalan Kalimalang sepanjang tujuh kilometer dari batas Kota Bekasi hingga Cibitung.

"Total panjang jalur Kalimalang dari perbatasan Kota Bekasi dengan Kabupaten Karawang sekitar 22 kilometer. Tahap awal pemerintah pusat membangun jalan baru sepanjang tujuh kilometer," katanya.

Baca: Kebijakan Contraflow Dinilai Tidak Adil, Warga Terjebak di Kalimalang Berjam jam

Dia menjelaskan, pelebaran Jalan Kalimalang merupakan hal yang sangat mendesak untuk menunjang aksesabilitas masyarakat, khususnya warga Kabupaten Bekasi menuju tempat kerjanya di Kota Bekasi hingga DKI Jakarta.

Karena itu, persoalan pembangunan Jalan Kalimalang tersebut merupakan tanggung jawab bersama dari beberapa organisasi perangkat daerah (OPD).

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help