Kepolisian Mewaspadai Peredaran Narkoba Saat Asian Games 2018

Suplai dan harga masih sama berarti masih banyak peredaran. Kalau harganya mahal, berarti suplainya susah.

Kepolisian Mewaspadai Peredaran Narkoba Saat Asian Games 2018
Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan
Pihak Polres Metro Jakarta Barat, lakukan pemusnahan narkotika yang senilai Rp 20 miliar. 

PETUGAS Kepolisian dari jajaran Sat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, sebut tengah mewaspadai peredaran narkotika, baik dijelang hingga akhir momentum Asian Games 2018.

Mengunakan teori ekonomi disebut oleh Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Barat, AKBP Erick Frenderiz, jika peredaran narkotika diperkirakan masih marak.

"Kita pakai teori Ekonomi. Kalau (narkotika) itu harganya mahal, berarti suplainya susah. Jadi, ini suplai dan harga masih sama berarti masih banyak peredaran," kata Erick di Polres Metro Jakarta Barat, Kamis (2/8/2018).

Di kesempatan yang sama, pihak Polres Metro Jakarta Barat, lakukan pemusnahan narkotika yang senilai Rp 20 miliar.
Di kesempatan yang sama, pihak Polres Metro Jakarta Barat, lakukan pemusnahan narkotika yang senilai Rp 20 miliar. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Ia menyebut, ada kemungkinan di momentum Asian Games 2018 bisa terjadi meningkatnya peredaran narkotika. Namun, ia mengaku tidak gentar dan akan terus berantas peredarannya, hingga menangkap jaringannya.

"Perayaan Asian Games ini, beberapa hari lagi. Kami, betul-betul waspadai peredaran narkoba semaksimal mungkin. Ini perintah Kombes Pol Hengki Haryadi, yang sebagai Kapolres Metro Jakarta Barat untuk harus bebas dari narkoba di momentum Asian Games.

Di kesempatan yang sama, pihak Polres Metro Jakarta Barat, lakukan pemusnahan narkotika yang senilai Rp 20 miliar.

Pihak Polres Metro Jakarta Barat, lakukan pemusnahan narkotika yang senilai Rp 20 miliar.
Pihak Polres Metro Jakarta Barat, lakukan pemusnahan narkotika yang senilai Rp 20 miliar. (Warta Kota/Panji Baskhara Ramadhan)

Barang bukti itu di antaranya sabu sebanyak 10,4 kilogram, dan ekstasi 10.430 butir, serta ganja 2 kilogram.

Kini, pemusnahan disaksikan langsung instansi lain yakni muspika, BNN, dan tokoh masyarakat.

"Narkoba sebanyak itu didapatkan selama tiga minggu dengan menggelar operasi. Terhitung, ada 11 orang tersangka sudah diamankan dari 10 kasus. Salah satunya kasus yang di Polsek kalideres yang diketahui jaringan international, dan Polsek Tambora yang merupakan tawuran beberapa waktu lalu. Ini semua nilainya sekitar Rp 20 miliar," kata Erick.

Meski sejumlah barang bukti itu dimusnahkan, polisi sendiri masih kembangkan satu persatu kasusnya. Peredaran

Halaman
12
Penulis: Panji Baskhara Ramadhan
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help