Grab Disuntik Dana Rp 28 Triliun

Grab memiliki lebih dari 7,1 juta wirausahawan mikro pada platformnya, di mana lebih dari separuhnya berlokasi di Indonesia.

Grab Disuntik Dana Rp 28 Triliun
KOMPAS.com/SAKINA RAKHMA DIAH SETIAWAN
Managing Director Grab Indonesia Rizki Kramadibrata di Kantor Grab Indonesia, Jakarta, Jumat (6/4/2018). 

Grab Holdings Inc. (Grab), mendapatkan suntikan dana 2 miliar dollar AS atau Rp 28,8 triliun (kurs Rp 14.400) dari investor.

Gelontoran dana itu akan digunakan Grab untuk memperluas jangkauan layanan online to offline (O2O) yang disediakan di Asia Tenggara dan untuk menjadi everyday super app pilihan jutaan masyarakat di wilayah tersebut.

“Kami bangga menyambut berbagai institusi keuangan terkemuka ini untuk bergabung ke dalam sederet daftar investor dan mitra strategis kami. Kini, Grab merupakan platform O2O terkemuka yang memungkinkan jutaan konsumen dan wirausahawan untuk masuk ke ranah daring dan mendorong ekonomi digital di Asia Tenggara," sebut Presiden Grab Ming Maa dalam keterangan resminya yang diterima Kompas.com, Kamis (2//8/2018).

Maa menyebutkan, pihaknya melihat besarnya minat dari para investor dan mitra strategis di ranah global yang menunjukkan ketertarikan untuk bermitra untuk meraih pertumbuhan pesat di wilayah ini,” ujar Presiden Grab Ming Maa dalam keterangan resminya.

Secara khusus, sebagian besar dari dana tersebut digunakan untuk melanjutkan investasi di Indonesia.

Grab memiliki lebih dari 7,1 juta wirausahawan mikro pada platformnya, di mana lebih dari separuhnya berlokasi di Indonesia.

Hingga seat ini investor yang bergabung untuk berinvestasi di Grab Ankara lain Toyota Motor Corporation (Toyota), OppenheimerFunds, Ping An Capital, Mirae Asset - Naver Asia Growth Fund, Cinda Sino-Rock Investment Management Company, All-Stars Investment, Vulcan Capital, Lightspeed Venture Partners, dan Macquarie Capital.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Grab Dapat Suntikan Dana Segar 2 Miliar Dollar AS", 
Penulis : Putri Syifa Nurfadilah
Editor : Erlangga Djumena

Editor: ahmad sabran
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help