Bidik Pajak dari Pengusaha, Pemkot Jakpus Sosialisasi E-Pos

Pajak dari para pengusaha hotel dan restoran termasuk salah satu yang perolehannya digenjot Pemkot Jakarta Pusat.

Bidik Pajak dari Pengusaha, Pemkot Jakpus Sosialisasi E-Pos
Warta Kota/Rangga Baskoro
Pemkot Jakarta Pusat mensosialisasikan E-Pos kepada para pengusaha di wilayahnya guna menggenjot pendapatan pajak. 

SUKU Badan (Suban) Pajak dan Retribusi Daerah Jakarta Pusat menggelar sosialisasi kepada 300 wajib pajak dari usaha hotel, hiburan, restoran dan perparkiran.

Sosialisasi yang digelar di ruang pola kantor teknis Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta, Kamis (2/8/2018) itu bertujuan memberikan pemahaman kepada para pengusaha terkait pembayaran pajak secara online dan penggunaan alat elektronik point of sales (E-POS) atas laporan traksaksi pembayaran pajak.

Kepala Badan Pajak dan Retribusi DKI Jakarta, Faisal Syafrudin menjelaskan, pihaknya telah mengembangkan sistem pembayaran melalui online sistem dan sarana pencatatan transaksi menggunakan alat E-POS.

'Ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi wajib pajak dalam tata kelola pencatatan usahanya sekaligus pelaporannya yang pada akhirnya memudahkan dalam pemenuhan kewajiban perpajakannya," ujar Faisal.

Diharapkan dengan adanya bimbingan teknis pembayaran pajak daerah secara online dan penggunaan alat E-POS, dapat memberikan manfaat kepada wajib pajak yang selama ini belum cukup mengetahui dan memahami cara pencatatan dengan menggunakan sarana alat E-POS.

"Mudah-mudahan setelah mengikuti sosialisasi ini para wajib pajak dapat mengoperasikan alat E-POS sehingga dapat dimanfaatkan serta melakukan pembayaran pajak daerah secara online," tambah Faisal.

Sementara Kepala Suban Pajak dan Retribusi Jakarta Pusat, Adhi Wirananda, mengatakan jumlah peserta yang mengikuti sosialisasi pembayaran pajak secara online sebanyak 300 wajib pajak terdiri dari pengusaha hotel, hiburan, restoran dan perparkiran se-Jakarta Pusat. Jumlah wajib pajak yang terdaftar sebanyak 2.839 instansi.

Kegiatan yang berlangsung satu hari inu bertujuan untuk pemanfaatan teknologi informasi pelayanan pajak daerah, membantu dokumentasi pembayaran dan pelaporan yang telah dilakukan oleh wajib pajak, serta mengurangi antrian pembayaran pajak di loket pembayaran.

Berdasarkan data pada tahun 2017 target penerimaan untuk 4 jenis pajak self assesment yang dilakukan secara online yaitu hotel, restoran, hiburan dan parkir adalah Rp 1.682 triliun dan terealisasi sebesar Rp 1.714 triliun (101,9 persen).

Sedangkan tahun 2018 target pajak meningkat menjadi Rp 2.2 triliun.

Dari target 2.2 triliun hingga hingga 30 Juli 2018 baru mencapai Rp 1.046 triliun atau tumbuh 16 persen dibandingkan dengan penerimaan yang sama pada tahun 2017.

"Dengan adanya bimtek ini, saya mengharapkan dapat memberikan pemahaman bagi wajib pajak, meningkatkan kesadaran wajib pajak dalam memenuhi kewajibannya dan berkontribusi aktif dalam meningkatkan penerimaan pajak untuk pembangunan kota Jakarta," tambah Adhi.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help