Biar Bikin Malu, Reklame dan Restoran di Kebayoran Baru Ditempel Stiker Nunggak Pajak

Rencananya ada 14 objek yang akan dilakukan pemasangan tanda penunggak pajak, terdiri dari restoran enam objek,

Biar Bikin Malu, Reklame dan Restoran di Kebayoran Baru Ditempel Stiker Nunggak Pajak
Warta Kota
Restoran Fitzroy yang berada di Jalan Gunawarman ditempel stiker penunggak pajak 

Unit Pelayanan Pajak dan Retribusi Daerah (UPPRD) Kecamatan Kebayoran Baru, melakukan pemasangan stiker Tanda Penunggak Pajak pada empat objek pajak di Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (1/8).

Kepala UPPRD Kecamatan Kebayoran Baru, Yati Rochyati mengungkapkan, empat objek pajak yang dipasangi tanda penunggak pajak terdiri dari tiga pajak reklame dan satu pajak restoran.

"Rencananya ada 14 objek yang akan dilakukan pemasangan tanda penunggak pajak, terdiri dari restoran enam objek, hiburan satu objek, hotel dua objek, PBB dua objek, dan reklame tiga objek. Namun sampai dengan tanggal 1 Agustus 2018, baru 10 di antaranya yang telah melakukan pembayaran dengan total bayar sebesar Rp909,602,792," ujarnya.

Yati mengungkapkan, pemasangan tanda atas objek penunggak pajak daerah ini dilakukan untuk meningkatkan target penerimaan pajak Provinsi DKI Jakarta, dari sebelumnya sebesar Rp 35,23 triliun pada 2017 menjadi Rp38,8 triliun pada 2018.

"Potensi penerimaan pajak dari tunggakan pajak cukup signifikan sehingga dapat membantu meningkatkan penerimaan pajak daerah," ujarnya.

Yati menuturkan, pelaksanaan kegiatan pemasangan tanda atas objek penunggak pajak daerah di wilayah Kebayoran Baru ini, adalah wujud usaha dalam menjalankan tugasnya untuk memaksimalkan menerimaan pajak daerah. Diharap pemilik usaha merasa malu dan mau melunasi pajaknya.

Selain itu, kegiatan pemasangan ini juga untuk mendorong kesadaran para wajib pajak daerah agar melunasi atau memenuhi kewajiban perpajakannya.

"Karena semakin lama wajib pajak menunggak pajak maka semakin besar jumlah denda administrasi yang harus dibayar," terangnya.

Sebelum pemasangan stiker, lanjut Yati, pihaknya sudah lebih dahulu melakukan prosedur dengan mengirimkan surat imbauan kepada wajib pajak yang menunggak. "Sehingga objek pajak yang dipasangi plang/stiker itu adalah objek pajak yang tidak menghiraukan imbauan tersebut," tuturnya.

Demi tercapainya target penerimaan pajak, Yati berharap, selain usaha dari petugas pajak, diperlukan juga kesadaran dari wajib pajak untuk memenuhi kewajiban pajaknya.

"Suksesnya pembangunan Jakarta menjadi tugas dan kewajiban badan usaha diharapkan dalam memberikan konstribusi nyata dengan membayar pajak daerah, karena pajak yang anda bayarkan dikembalikan sepenuhnya kepada masyarakat," pungkasnya.

Diketahui, empat objek yang dipasangi tanda penunggak pajak yaitu pajak Reklame Panasonic, Reklame Eiger, Reklame Kiko di Jalan  Radio Dalam Raya dan Restoran Fitzroy yang berada di Jalan Gunawarman

Penulis: Feryanto Hadi
Editor: ahmad sabran
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved