Atjeh Connection Mempertahankan Cita Rasa Aceh

Atjeh Connection menyajikan ragam olahan dengan santan dan rasa pedas khas Pulau Sumatera.

Atjeh Connection Mempertahankan Cita Rasa Aceh
Warta Kota/Vini Rizki Amelia
Salah satu menu Restoran Atjeh Connection 

WARTA KOTA, MENTENG---Menjelajahi kuliner Nusantara seperti tak ada habisnya. Beragam cita rasa hadir dari masakan tradisional khas daerah-daerah.

Restoran Atjeh Connection, misalnya, yang mengusung masakan khas Aceh.

Tak heran jika menu di Atjeh Connection menyajikan ragam olahan dengan santan dan rasa pedas khas Pulau Sumatera.

Baca: Jajanan Lebaran Khas Aceh Diserbu Pembeli

"Kebanyakan memang masakan Sumatera, tapi ada juga masakan Jawa. Untuk minumannya juga bermacam-macam, utamanya sih kopi," ujar Amir Faisal, pemilik sekaligus pendiri Atjeh Connection kepada Warta Kota di outlet terbaru Atjeh Connection di Sarinah, Jalan MH Thamrin, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Jumat (20/7).

Salah satu menu di Restoran Atjeh Connection.
Salah satu menu di Restoran Atjeh Connection. (Warta Kota/Vini Rizki Amelia)

Santan dan rasa pedas yang menjadi ciri khas masakan Sumatera, akan terus ditonjolnya Atjeh Connection, meski tak semua orang menyukainya.

"Kami enggak pernah menyesuaikan (masakan) dengan lidah siapa pun. Kami coba mengenalkan bahwa rasa Aceh ya seperti ini karena kalau menyesuaikan ya orisinal taste-nya (rasa asli) akan beda. Untuk apa kami buka kalau orisinalitasnya hilang," kata Amir.

Baca: Bams Membuka Restoran Fit Lokal Kedua di Jalan Sinabung Raya Jakarta Selatan

Demi menjaga konsistensi dari rasanya yang khas, Atjeh Connection memiliki satu tempat yang dijadikan sebagai pusat peracikan semua bumbu olahan menu masakannya.

"Komitmen kami adalah menyajikan makanan dengan cita rasa terbaik, pelayanan yang bersahabat, dan sajian yang otentik. Kami ingin orang seperti merasakan langsung cita rasa masakan seperti di tanah asalnya Serambi Mekkah," kata Amir.

Ingin memberikan hal yang berbeda, Atjeh Connection tak ingin setengah-setengah dalam memberikan kepuasan pada pelanggannya, terutama dari segi rasa.

"Bumbu semua kami kirim dari Aceh, misalnya asam sunti yang merupakan hasil fermentasi dari belimbing wuluh. Jika enggak pakai asam sunti rasanya pasti kurang," kata Amir.

Halaman
12
Penulis: Vini Rizki Amelia
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help