500 Santri Berdoa Di Depan Istana Negara Dukung Jokowi Dua Periode

Sekitar 500 santri mendoakan Presiden Joko Widodo di depan Istana Merdeka, Jakarta.

500 Santri Berdoa Di Depan Istana Negara Dukung Jokowi Dua Periode
Warta Kota/Rangga Baskoro
Sekitar 500 santri mendoakan Presiden Joko Widodo di depan Istana Merdeka, Jakarta. 

SEKITAR 500 orang santri dari beberapa pesantren di seluruh DKI Jakarta yang tergabung dalam Aliansi Santri Jakarta (ALASKA) menggelar dzikir dan doa di depan Istana Merdeka di Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Kamis (2/8/2018) malam.

Ustaz Abdul Qodir selaku Ketua Koordinator Aliansi Santri Jakarta mengatakan kebijakan-kebijakan yang telah dilaksanakan selama Presiden Joko Widodo memimpin terbukti membawa kemaslahatan bagi seluruh lapisan masyarakat sehingga layak di dukung untuk melanjutkan kepemimpinan di periode keduanya.

“Kami santri telah melihat dan merasakan kebijakan pembangunan di segala sektor telah dilakukan oleh Presiden Joko Widodo dalam masa kepemimpinanya hingga saat ini sehingga sangat layak untuk kami dukung dengan tekad yang kuat melalui doa dan usaha agar beliau dapat kembali memimpin negeri ini untuk periode berikutnya,” ungkap Abdul di lokasi.

Secara fisik Indonesia mengalami perubahan yang sangat signifikan.

Pembangunan infratruktur yang telah dibangun mendorong aksesibiltas meningkat signifikan baik darat, laut, dan udara sama-sama tumbuh pesat sehingga mengundang banyak investor datang berinvestasi di Indonesia.

Selain itu, Jokowi merupakan pemimpin yang sangat peduli dengan umat dan santri.

Jokowi tidak sungkan-sungkan keliling ke pesantren-pesantren meninjau langsung fasilitas dan kegiatan belajar mengajar di pesantren.

Terlebih lagi, ia juga telah menetapkan tanggal 22 Oktober sebagai hari santri.

“Pak Jokowi presiden pertama yang mengakui perjuangan ulama dan santri, buktinya tiap tanggal 22 Oktober ditetapkan sebagai hari santri," katanya.

Abdul menambahkan bahwa pihaknya akan menghargai siapa pun pilihan Jokowi sebagai Cawapres pada Pilpres 2019 mendatang.

Penulis: Rangga Baskoro
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved