Sudah 20 Jam, Parang di Wajah Fauzan Belum Dicabut

Sudah sekitar 20 jam sebilah parang menancap di pipi kiri seorang pelajar SMK Sasmita Pamulang.

Sudah 20 Jam, Parang di Wajah Fauzan Belum Dicabut
Ilustrasi ruang ICU Dewasa RSCM. (Foto: Foursquare) Foto tidak terkait berita. 

SUDAH sekitar 20 jam sebilah parang menancap di pipi kiri seorang pelajar SMK Sasmita Pamulang.

Korban bernama Fauzan itu kini mendapatkan perawatan intensif di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

Kondisi terakhir pelajar kelas 3 SMK Bhipuri itu disampaikan oleh Kapolres Tangsel AKBP Ferdy setelah melakukan penyisiran di SMK Biphuri, Rabu (1/8/2018) siang.

Ferdy menerangkan, saat ini pihak RSCM baru memotong sebagian parang yang menempel di pipi Fauzan.

"Parangnya sudah berhasil dipotong, sekarang lagi diobservasi di ICU RSCM," terang Kapolres AKBP Ferdy.

Sebelumnya Ferdy menerangkan hari ini senjata tajam yang tertanam di wajah Fauzan akan diangkat hari ini, akan tetapi proses pencabutan sisa senjata tajam diundur menjadi tiga atau empat hari ke depan.

Sampai saat ini belum diketahui alasan tim medis RSCM menunda pencabutan parang di pipi Fauzan.

"Tiga atau empat hari ke depan akan diangkat sisanya," jelas AKBP Ferdy.

Polres Tangsel juga masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terhadap para pelakh yang diduga terlibat dalam tawuran sadis itu.

Pihak SMK Bhipuri Serpong juga akan memberikan sanksi tegas jika muridnya kedapatan terlibat tawuran yang terjadi di Jalan Puspitek Raya, Setu, Tangsel kemarin.

"Sebelum masuk ada perjanjian tentang narkoba dan tawuran, nanti dikeluarkan dari sekolah," kata Kepala Sekolah SMK Bhipuri Sutrisno.

Penulis: Zaki Ari Setiawan
Editor: Andy Pribadi
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved