Rachmawati: Rekomendasi Ulama GNPF Soal Cawapres Prabowo Tak Mengikat

"Memang dibicarakan hasil rekomendasi dari ijtima ulama tapi kita garis bawahi itu hasil rekomendasi. Tidak mengikat. Boleh-boleh aja,"

Rachmawati: Rekomendasi Ulama GNPF Soal Cawapres Prabowo Tak Mengikat
HAMDI PUTRA
Prabowo Subianto saat menghadiri acara peresmian Sekretariat Roemah Djoeang di Jalan Wijaya 1 Nomor 81, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Minggu (29/7/2018). 

Para elit Partai Gerindra, PKS dan PAN membahas kelanjutan koalisi yang mereka bangun selama ini.

Seperti dilansir Kompas.com, pertemuan antara ketua umum dan sekjen partai itu digelar di kediaman seorang pengusaha bernama Maher Algadri, di kawasan Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2018) malam.

Selain membahas kelanjutan koalisi para elit partai tersebut juga membahas rekomendasi pertemuan Gerakan Nasional Pengawal Fatwa - Ulama (GNPF) juga dibahas dalam pertemuan antara para elite .

Hal itu diungkpkan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Rachmawati Soekarnoputri.

Adapun pertemuan ulama dan tokoh GNPF merekomendasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden dan Ketua Majelis Syuro PKS Salim Segaf Al Jufri atau Ustaz Abdul Somad sebagai calon wakil presiden.

Rachmawati mengatakan rekomendasi tersebut juga menjadi pertimbangan dalam menentukan cawapres bagi Prabowo.

Namun, ia menegaskan bahwa rekomendasi itu tidak bersifat mengikat.

Artinya, keputusan cawapres menjadi kewenangan dari partai politik.

"Memang dibicarakan hasil rekomendasi dari ijtima ulama tapi kita garis bawahi itu hasil rekomendasi. Tidak mengikat. Boleh-boleh aja," ujar Rachmawati saat ditemui di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu (1/8/2018).

"Yang paling penting adalah untuk mengajukan nama adalah partai sendiri. Artinya kami berempat, Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS," ucapnya.

Halaman
12
Editor: murtopo
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help