Pilpres 2019

Prabowo Subianto: Ganti Nakhoda Kapal Itu Biasa, Enggak Usah Dibikin Heboh

Prabowo juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak meributkan hal soal perbedaan.

Prabowo Subianto: Ganti Nakhoda Kapal Itu Biasa, Enggak Usah Dibikin Heboh
facebook @PrabowoSubianto
Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto bertamu ke rumah Neno Warisman di Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018). 

KETUA Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto mengaku kaget mendengar kabar penggiat #2019gantipresiden Neno Warisman dipersekusi saat di Batam.

Hal itu disampaikan Prabowo usai berkunjung ke kediaman Neno Warisman di kawasan Cimanggis, Depok, Jawa Barat, Selasa (31/7/2018).

"Saya kaget sekali, kok mobilnya dirusak di depan rumahnya? Kemudian beliau kemarin di Batam, beliau mau menjalankan haknya sebagai warga negara, hak menyatakan pendapat, itu dijamin oleh UUD kita," kata Prabowo.

Baca: Prabowo Subianto Puji Neno Warisman: Emak-emak tapi Mentalnya Lebih dari Kopasuss

Mantan Danjen Koppasus ini mengatakan, pergantian kepemimpinan, termasuk kepala daerah maupun presiden, merupakan hal biasa. Dia juga menegaskan bahwa hal-hal semacam itu, termasuk aksi #2019gantipresiden, bukan masalah.

"Kita mau ganti nakhoda kapal, kita mau ganti bupati, kita mau ganti kepala sekolah, (itu hal yang) biasa. Mengganti pejabat (adalah hal) biasa, enggak usah dibikin heboh. Ini adalah negara yang dewasa, beradab. Jadi tidak usah dibikin masalah yang terlalu tegang," tutur Prabowo.

Prabowo juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak meributkan hal soal perbedaan.

"Negara ini kan negara kita bersama, rumah kita bersama, kita semua saudara. Saya yakin semua baik. Kita hanya ingin menjalankan demokrasi. Itu saja," papar Prabowo. (Fransiskus Adhiyuda)

Editor: Yaspen Martinus
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved