Duka Cindy Mengantar Kepergian Papa

Cindy (19) sangat berduka. Sang ayah yang amat dikasihinya menjadi korban kejahatan dan terpaksa terpaksa berpisah selamanya.

Duka Cindy Mengantar Kepergian Papa
Warta Kota/Andika Panduwinata
Di rumah ini Berhard Indrajaya (57) tinggal bersama istri dan anak semata wayangnya. Sopir taksi Express itu tewas dibunuh perampok yang menjadi penumpangnya di Tangerang. 

JERIT tangis seorang gadis terdengar lirih. Cindy, perempuan berusia 18 tahun ini meraung-raung menangisi kepergian ayahnya dengan cara yang tragis.

Sang ayah, Berhard Indrajaya (57) ditemukan tewas mengenaskan di pinggir sawah Kampung Cirengit RT 06 / RW 02 Desa Pasirmuncang, Kecamatan Jayanti, Kabupaten Tangerang, Selasa (31/7/2018) kemarin.

Sopir taksi Express itu dibunuh oleh perampok yang berpura-pura menjadi penumpang.

Tiga orang mengeroyok pria berusia 57 tahun tersebut. Bahkan leher Berhard dililit tali sepatu dan jenazahnya dibuang ke pinggir sawah.

Dalam kesehariannya, Berhard bermukim di Perumahan Alam Indah Blok P1/05 RT 03 / RW 08 Kelurahan Poris Plawad, Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang.

Ia meninggalkan istri dan anak gadisnya semata wayang bernama Cindy.

Cindy begitu terpukul setelah mendapat kabar terkait insiden menimpa ayah yang dicintainya itu.

Kesedihan tak terkira menggelayuti perasaan wanita yang baru melanjutkan pendidikan di perguruan tinggi.

Air mata terus mengalir deras. Ia tak kuasa menahan kesedihan yang mendalam.

Yuli (39), saudara korban pun menceritakan suasana kegetiran batin Cindy saat itu. Mereka tak menyangka peristiwa ini bisa terjadi.

Halaman
123
Penulis: Andika Panduwinata
Editor: Max Agung Pribadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help