Cawapres Koalisi Prabowo Subianto dengan Partai Demokrat Belum Ada Kemajuan

Ketiganya menyepakati bahwa koalisi tiga partai ini menerima dengan sangat baik dan tangan terbuka.

Cawapres Koalisi Prabowo Subianto dengan Partai Demokrat Belum Ada Kemajuan
Warta Kota/Henry Lopulalan
Cawapres yang akan mendamping Prabowo Subianto belum ditetapkan. 

WAKIL Ketua Umum Partai Demokrat Syarief Hasan menilai, belum ada kemajuan berarti dalam koalisi bersama Gerindra, PAN, dan PKS untuk Pilpres 2019.

Hal itu disampaikan Syarief menanggapi pertemuan Pimpinan Gerindra dengan PAN dan PKS ihwal rencana membangun koalisi dengan Demokrat.

Syarief menyatakan, belum ada sikap legawa dari PAN dan PKS soal cawapres pendamping Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto di Pilpres 2019.

"Ya, pokoknya saya pikir belum banyak kemajuan. Kemajuan, yang dikatakan kemajuan itu kalau semuanya sepakat menyerahkan kepada Prabowo cawapresnya, tanpa tekanan. Semua serahkan kepada Prabowo siapa yang mau dipilih. Itu baru ada kemajuan," kata Syarief, saat dihubungi, Rabu (1/8/2018).

Namun, ia optimistis koalisi dengan Gerindra, PAN, dan PKS bisa terbangun ke depannya.

Syaratnya, kata Syarief, semua partai harus menyerahkan penentuan cawapres kepada Prabowo.

Syarief menambahkan, sejak awal Demokrat juga telah menyerahkan penentuan cawapres kepada Prabowo agar koalisi bisa segera terbentuk.

"Ya masih ada sedikit (hambatan), tapi ada kemajuanlah," lanjut Syarief Hasan.

Sebelumnya, Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani mengungkapkan, Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) telah sepakat untuk menerima Partai Demokrat bergabung dalam koalisi.

Hal itu disepakati dalam pertemuan antara ketua umum dan sekjen dari ketiga partai di kediaman seorang pengusaha bernama Maher Algadri di kawasan Prapanca, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (31/7/2018) malam.

Halaman
12
Editor: Gede Moenanto
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help