Asisten Daerah III Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Kota Bekasi, Dadang Hidayat: Bukan Hal Baru

Asda III Kota Bekasi, Dadang Hidayat, ditunjuk sebagai Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi.

Asisten Daerah III Ditunjuk Sebagai Plh Sekda Kota Bekasi, Dadang Hidayat: Bukan Hal Baru
Warta Kota/Fitriyandi Al Fajri
Dadang Hidayat Asda 3 Kota Bekasi 

WARTA KOTA, BEKASI---Asisten Daerah (Asda) III Kota Bekasi, Dadang Hidayat, ditunjuk sebagai Pelaksana harian (Plh) Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi oleh Penjabat Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah, Rabu (1/8/2018).

Dadang mengaku sudah mengetahui tawaran rangkap jabatan dari Ruddy.

Bagi dia, posisi Plh Sekda Kota Bekasi bukanlah hal yang baru. Beberapa waktu lalu dia pernah menjabat sebagai Plh Sekda ketika Sekda definitif beribadah umrah selama 10 hari.

Baca: Perolehan Pajak Daerah Kabupaten Bekasi Belum Capai Target

Menurut dia, tugas seorang Plh Sekda hanya meneruskan penyelenggaran administrasi pemerintahan sepanjang belum ada definitif. Tujuannya agar roda pemerintahan tetap berjalan kondusif.

"Posisi Sekda sangat strategis karena berperan sebagai kepala staf di pemerintahan. Dia juga bertanggung jawab langsung atas penyelenggaraan birokrasi pada kepala daerah, sehingga tidak boleh kosong karena setiap hari ada saja dokumen yang perlu ditandatangani," kata Dadang, Rabu.

Meski demikian, Dadang mengaku tidak merasa direpotkan dengan rangkap jabatan yang diembannya.

Baca: Dadang Hidayat Ditunjuk Sebagai Pelaksana Harian Sekretaris Daerah Kota Bekasi

Selain pernah menjadi Plh Sekda selama 10 hari, posisinya saat ini juga di bawah langsung Sekda Kota Bekasi.

"Tugas Asda III yang saya emban membantu sekda dalam penyelenggaraan administrasi di bidang umum, kepegawaian, kehumasan, dan perlengkapan," katanya.

Kepala Bidang Administrasi Aparatur Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPPD) Kota Bekasi, Ali Sofyan, mengatakan, penjabat Sekda akan mendapatkan tunjangan setara sekda definitif apabila melaksanakan tugas lebih dari 30 hari.

Baca: Pengganti Rayendra Sukarmadji, Dadang Hidayat Layak Menjadi Sekretaris Daerah Kota Bekasi

Namun penjabat sekda juga tidak boleh menerima tunjangan secara rangkap atau tunjangan dari posisinya menjabat di dinas, badan, atau sebagai asisten daerah.

"Syarat calon penjabat sekda yakni eselon II B, pangkat minimal IV/B, berusia maksimal 1 tahun sebelum mencapai batas usia pensiun 60 tahun, prestasi kerja bernilai baik dan tidak pernah dijatuhi hukuman disiplin," kata Ali.

Berdasarkan data yang diterima Warta Kota, setiap bulan tunjangan penambahan penghasilan (TPP) Sekda Kota Bekasi atau eselon II A mencapai Rp 75 juta.

Jumlah itu terdiri dari tunjangan statis Rp 45 juta dan tunjangan dinamis Rp 30 juta.

Sedangkan pegawai eselon II B setingkat Asisten Daerah, Kepala Dinas dan Staf Ahli mendapat TPP mencapai Rp 43 juta.

Rinciannya tunjangan statis Rp 26.100.000 dan tunjangan dinamis Rp 17.400.000.

Penulis: Fitriyandi Al Fajri
Editor: Aloysius Sunu D
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

TRIBUNnews.com Network © 2018
About Us
Help