Eksklusif Wartakota

Arifin Ilham Ajak Umat Dukung Prabowo-Abdul Somad (PAS): Saatnya Contoh Perjuangan Rasulullah!

Arifin Ilham sampai membuat video khusus berisi rekaman untuk mendukung Abdul Somad jadi Cawapres. Netizen ngaku nangis dengar ajakan Arifin.

Arifin Ilham Ajak Umat Dukung Prabowo-Abdul Somad (PAS): Saatnya Contoh Perjuangan Rasulullah!
@kh_m_arifin_ilham
KH Arifin Ilham dan Ustaz Abdul Somad. 

@mardjadiwangsaJarang yak ustadz arifin berharap kpd saudaranya... Ya Alloh kabulkan doa2 ulama kami ya Alloh... Aamiin

@bone.alisrok#2019gantipresiden PAS atau PUAS sama aja

@indahprtw43Aaamiin ya Allah. Semoga Allah selalu melindungi negeri ini

@ard_rianSubhanallah, terharu semoga diberikan kekuatan & kesehatan para guru kita, amiiin

@putra_diyantokrisis apa pak, saya sebagai rakyat dan warga, saya juga wali santri, ngak merasazakn krisis. . . aman aman saja, biaya, naik gaji naik, byar pajak mampu, krisis nya di mana. . . krisis tergantung pola fikir sja

@liyana_elsaJika ulama yg maju insyaallah saya nyoblos...

@masgaluhhAlloh Huakbar Alloh Huakbar..

@anwar_isnSaya ridho jadi relawan beliaw

Capres dan Cawapres Rekomendasi Ijtima Ulama

Seperti diberitakan Wartakotalive.com, pertemuan Ijtima Ulama yang dihadiri oleh sejumlah petinggi partai politik dari koalisi keumatan akhirnya menghasilkan rekomendasi calon presiden (capres) dan wakil presiden (cawapres) yang akan diusung dalam pilpres 2019.

Dipimpin oleh KH Abdul Rasyid Abdullah Syafi’i, ijtima ulama ini menetapkan 3 nama yang direkomendasikan sebagai capres dan cawapres dalam pilpres tahun depan.

Hal itu disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Puan PAN Riau yang juga Bendahara Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA), Elidanetti kepada Warta Kota, Minggu (29/7/2018) siang.

"Untuk capres Pak Prabowo Subianto. Sedangkan untuk cawapres Ustad Abdul Somad (UAS) dan Salim Segaf Al-Jufri. Itu kalau PAN dan PKS nggak mau ngalah soal cawapres," ujar Elidanetti.

Sebelumnya, sejumlah petinggi partai politik yang tergabung dalam koalisi keumatan mengadakan pertemuan terkait pilpres 2019 mendatang di Hotel Menara Peninsula, Slipi, Jakarta Barat.

Pertemuan bertajuk forum ijtima' ulama yang digagas oleh Gerakan Nasional Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama tersebut berlangsung mulai Jumat (27/7/2018) sampai dengan Minggu (29/7/2018).

Pada saat pembukaan, selain pengurus GNPF Ulama dan Persaudaraan Alumni (PA) 212, petinggi parpol yang hadir di antaranya berasal dari Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Berkarya.

Tokoh-tokoh yang hadir saat pembukaan yakni Amien Rais, Edy Soeparno, Anies Baswedan, Zulkifli Hasan, Prabowo Subianto, Sohibul Iman, Tommy Soeharto, Salim Segaf Al-Jufri, Yusuf Muhammad Martak dan Fadli Zon, serta sejumlah tokoh lainnya.

Bahkan, Imam Besar Habib Rizieq menjadi pembuka melalui teleconference dari Mekkah Arab Saudi.

Pertemuan ini bertujuan untuk membahas dan menghasilkan rekomendasi mengenai siapa capres dan cawapres yang akan diusung koalisi keumatan pada pilpres tahun depan. 

Komentar UAS terhadap Dukungan Jadi Bakal Cawapres

Seperti diberitakan sejumlah media, UAS tidak memberikan jawaban jelas terhadap usulan para ulama agar dia menjadi bakal Cawapres mendampingi Prabowo.

Ustadz Abdul Somad ketika akan berceramah di Semarang, Jawa Tengah, menjawab diplomatis atas pertanyaan wartawan.

"Bukan menolak, ada yang lebih layak," ujar Abdul Somad singkat. Dia tetap berjalan ke mobil dengan pengawalnya, Senin (30/7/2018).

Tetapi, berdasarkan video rekaman ceramah yang beredar di sejumlah media, Abdul Somad'>Ustadz Abdul Somad sempat menyinggung terkait rekomendasi ijtima ulama.

"Doakan Ustaz Somad istikomah jadi Ustaz sampai mati," katanya.

Penulis: Suprapto
Editor: Suprapto
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved